Advertisement

Dampak Longsor di Banyumas, KA Tujuan dan Keberangkatan di Jogja Dialihkan lewat Semarang

Anisatul Umah
Senin, 04 Desember 2023 - 16:27 WIB
Maya Herawati
Dampak Longsor di Banyumas, KA Tujuan dan Keberangkatan di Jogja Dialihkan lewat Semarang Perbaikan jalur kereta api yang longsor di Banyumas, Jawa Tengah, Senin (4/12/2023) - ist - PT KAI Daop 6 Yogyakarta

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Longsor yang terjadi di Banyumas, Senin (4/12/2023) dini hari menyebabkan kereta api (KA) dari Jakarta tidak bisa melewati Stasiun Purwokerto. Namun bagi penumpang tujuan Klaten dan Jogja masih bisa menggunakan KA dengan memutar ke arah Semarang.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro menjelaskan jika dalam kondisi normal, mestinya KA dari Jakarta melewati Stasiun Purwokerto-Kroya-Jogja-Solo dan seterusnya hingga Surabaya. Karena Stasiun Purwokerto tidak bisa dilewati, maka KA dialihkan memutar lewat Semarang.

Advertisement

"Dari Cirebon enggak belok, tapi lurus ke Tegal-Semarang. Lalu dari Semarang belok ke Gundih-Solo Balapan," ucapnya dihubungi Harianjogja.com, Senin (4/12/2023).

Bagi penumpang yang mestinya turun di Jogja atau Klaten, harus melanjutkan perjalanan menggunakan KA lain ataupun bus setelah turun di Stasiun Solo Balapan.

BACA JUGA: Libur Akhir Tahun, Konsentrasi Wisatawan Disebar Tak Terpusat di Kota Jogja

"Berarti otomatis keretanya yang mestinya bisa lewat Jogja-Klaten jadi enggak bisa lewat, tahu-tahu dan njedul di Solo. Nah padahal ada penumpang KA yang mau ke Jogja-Klaten. Dari Solo kan banyak, ada bus ada kereta," jelasnya.

Atas kejadian ini Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf karena sejumlah kereta api tujuan dan keberangkatan stasiun Daop 6 mengalami gangguan. Longsor sendiri terjadi akibat pengaruh curah hujan yang sangat tinggi di wilayah tersebut.

"Akibat kejadian tersebut, sejumlah KA tujuan dan keberangkatan stasiun Daop 6 Yogyakarta ada yang dibatalkan sebagian rutenya di beberapa relasi dan dialihkan memutar lewat jalur utara melalui Gundih-Semarang-Tegal-Cirebon. Rute lain untuk pengalihan memutar lewat Kroya-Banjar-Bandung-Cikampek," jelasnya.

Dia menjelaskan hingga pukul 08.00 WIB Daop 6 Yogyakarta mencatat terdapat 10 KA tujuan dan keberangkatan stasiun Daop 6 dialihkan memutar antara lain yaitu KA Kamandaka, Ranggajati, Argo Semeru, Fajar Utama Solo, Fajar Utama Yk, Bengawan, Gajahwong, Taksaka, Argo Lawu, dan Taksaka.

Fajar Utama Yogya keberangkatan pukul 07.00 WIB, lewat Kroya-Banjar-Bandung-Cikampek-Jakarta. Argo Lawu keberangkatan Solo pukul 08.30 WIB lewat Gundih-Semarang-Tegal-Cirebon-Jakarta.

"Untuk KA dari Jakarta dengan tujuan Klaten hingga Yogyakarta, Daop 6 Yogyakarta memberlakukan overstapen atau pengalihan moda transportasi seperti bus atau alternatif kereta api dari arah Solo ke Klaten dan Jogja."

Penumpang diminta tidak perlu khawatir dan diimbau untuk terus memperhatikan arahan petugas di stasiun. "Sekali lagi Daop 6 Yogyakarta memohon maaf atas ketidaknyamanannya karena gangguan perjalanan KA akibat curah hujan yang tinggi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Angkat Produk Lokal, Pasar Seni Sentolo Diubah Jadi Terminal Ekspor

Kulonprogo
| Senin, 04 Maret 2024, 18:27 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement