Presiden Kolombia Tetapkan Darurat Ekonomi, 53.526 Rumah Rusak
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
Ilustrasi emas dan dolar./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky mengatakan kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Desember 2023 berdampak positif untuk mendukung ketahanan eksternal mata uang rupiah.
"Kenaikan cadangan devisa yang sangat signifikan ini tentu berdampak positif terhadap ketahanan eksternal mata uang rupiah kita," kata Teuku seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Senin (8/1/2024).
Cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 mencapai 146,4 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2023 yang sebesar 138,1 miliar dolar AS.
Ia menuturkan besaran cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka cadangan devisa tersebut jauh di atas standar kecukupan internasional selama tiga bulan impor, sehingga level tersebut sangat mampu menahan gejolak global.
"Sejauh ini ketahanan eksternal kita cukup baik, dengan cadangan devisa yang tinggi dan trade (perdagangan) yang masih surplus," ujarnya.
Baca Juga
Jadi Tema Debat Capres Malam Ini, Berikut Rincian Belanja Pertahanan Indonesia Selama Ini
Dampak Perang Israel-Hamas, Kurs Rupiah ke Dolar AS Berpotensi Melemah
Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan I 2024 Tidak Ada Kenaikan
Menurut Teuku, kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.
Sementara itu, Indonesia membukukan surplus neraca perdagangan sebesar 2,41 miliar dolar AS pada November 2023, menandai surplus selama 43 bulan secara berturut-turut atau sejak Mei 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.