Demo 27-31 Agustus, Disdikpora DIY Minta Pelajar Tak Terprovokasi
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.
Suasana di YIA, Jumat (27/10/2023). Anisatul Umah-Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara YIA menjadi bandara internasional satu-satunya di DIY dan Jawa Tengah (Jateng). Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY meminta agar penerbangan langsung YIA-Bangkok segera dibuka.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan penerbangan langsung YIA-Bangkok sudah pernah direncanakan namun sampai saat ini belum terlaksana. Saat ini, kata Deddy, perbangan langsung baru ke Malaysia dan Singapura.
Ia berpandangan penerbangan langsung ke YIA tidak perlu muluk-muluk dari Eropa, sebab di Thailand sudah banyak pelancong dari Eropa. "Kalau promosinya gencar mereka juga pasti pengen ke Jogja," ucapnya, Senin (6/5/2024).
PHRI DIY juga berharap agar penerbangan dari Bali ke Yogyakarta ditambah. Momentum ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Dia berharap pemerintah daerah (Pemda) DIY bisa bersama-sama dengan asosiasi meminta kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menangani kendala di bandara ini. "Tambah direct Thailand atau Bangkok enggak usah muluk-muluk Eropa," katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Raharjo juga berharap agar penerbangan langsung mancanegara semakin banyak yang dibuka. Khususnya dari Asean terlebih dahulu, seperti Bangkok. Ini menjadi potensi mendongkrak wisatawan mancanegara (Wisman) ke DIY.
Dia menyebut kendalanya saat ini masih ada di Kemenhub. Sementara dari sisi bandara dan imigrasi sudah siap. Peminat dari maskapai penerbangan juga sudah banyak. "Tinggal approval dari Kemenhub," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan potensi wisatawan mancanegara dari negara-negara anggota ASEAN cukup besar. Ia menjelaskan setiap negara punya karakteristik tersendiri dalam berwisata. Misalnya Spanyol, Perancis lebih suka ke adventure outdoor activity. Potensi lain yang bagus adalah dari Timur Tengah dan India.
YIA menjadi bandara internasional satu-satunya di DIY dan Jateng menurutnya menjadi kesempatan yang bagus. Dispar berharap Kemenhub bisa segera mengeluarkan approval untuk slot penerbangan internasional lebih banyak lagi.
Menurutnya Dispar sudah berkomunikasi dengan Kemenparekraf, Kemenhub, dan maskapai. Ke depan akan coba dikomunikasikan lebih lanjut lagi. Singgih mengatakan bandara di Thailand adalah hub, sehingga banyak juga yang dari Eropa, AS, dan lainnya. "Harga dan waktu kan jadi lebih efisien," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
DPRD Jogja meminta kantong parkir disiapkan sebelum Malioboro full pedestrian untuk mencegah parkir liar, macet, dan pungutan tak sesuai aturan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.