Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Biji Kopi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga kopi arabika dan robusta naik tajam hingga 40% akibat kekeringan di Brasil, produsen kopi terbesar dunia, yang menekan pasokan global dan memicu lonjakan harga di pasar internasional.
Bahkan warga Amerika Serikat membayar lebih mahal untuk secangkir kopi setelah AS mengenakan tarif 50% terhadap Brasil sebagai produsen kopi terbesar dunia.
Pada pekan ini, harga kembali melonjak di pasar berjangka karena stok biji kopi Brasil di AS menyusut ke level terendah sejak 2020 dan Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap Kolombia, eksportir besar lainnya. Namun, perang dagang presiden mengaburkan faktor utama lain yang mendorong kenaikan harga kopi yakni perubahan iklim.
Berdasarkan Analisis Cuaca Bloomberg Brasil, daerah penghasil kopi di Brasil sedang mengalami kekeringan hebat. Selama sebulan terakhir, sebagian wilayah negara bagian Minas Gerais, daerah penghasil kopi utama, mencatat sekitar 70% dari rata-rata curah hujan selama periode ini. Pekan lalu, wilayah tersebut hanya menerima kurang dari setengah rata-rata curah hujan historis.
Manajer Intelijen Pasar Kopi di Jaringan Jasa Keuangan StoneX Fernando Maximiliano mengatakan masalah iklim jadi penyebab kenaikan kopi.
"Tarif ini merupakan lapisan tambahan, tetapi kita tidak bisa mengabaikan faktor struktural utama, yaitu pasokan yang lebih ketat," ujarnya dilansir Bloomberg, Sabtu (25/10/2025).
Sejak Agustus tahun ini, harga kopi arabika varietas biji kopi yang sebagian besar ditanam di Brasil telah naik hampir 40% dan mendekati rekor tertinggi. Harga robusta yang merupakan varietas lain yang sebagian besar digunakan untuk kopi instan telah meningkat sekitar 37%.
Brasil memproduksi hampir 40% kopi dunia. Negara ini telah mengalami kekeringan setiap tahun sejak 2020, yang mengakibatkan permintaan kopi global melebihi pasokan, menurut para analis. Maximiliano memperkirakan situasi akan membaik, bukan karena peningkatan produksi, melainkan karena masyarakat mengurangi konsumsi kopi akibat harga yang tinggi.
Perusahaan Pasokan Nasional, badan pemerintah Brasil yang mengelola kebijakan pertanian, mengatakan pihaknya memperkirakan hujan baru-baru ini akan mengurangi tekanan pada tanaman akibat kekeringan sebelumnya. Awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva membuka perundingan untuk menghapus tarif atas barang-barang Brasil. Kesepakatan ini akan menghasilkan harga kopi yang lebih murah bagi konsumen karena impor mengisi kembali gudang-gudang AS.
Namun, dalam jangka panjang, harga diperkirakan akan terus naik seiring dengan peningkatan suhu. Akibat perubahan iklim, hanya sekitar 50% wilayah penghasil kopi saat ini yang akan cocok untuk produksi kopi pada tahun 2050, menurut sebuah studi.
Direktur Strategi Berkelanjutan TIMAC AGRO International Daniel El Chami menuturkan pemenuhan keutuhan dan bahan konsumsi harus seiring dengan kondisi iklim saat ini. Oleh karena itu, perlu menawarkan solusi teknologi untuk pertanian berkelanjutan.
"Jika iklim berubah, kita harus memahaminya dan beradaptasi. Kita tidak bisa terus menciptakan kebutuhan dan bahan konsumsi baru seolah-olah iklim tidak ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun. Simak profil, perjalanan seni, Guruh Gipsy, hingga kiprahnya di dunia politik.