Sepekan Ramadan, Harga Cabai di Jogja Rendah, Daging Ayam Tetap Tinggi

Sepekan Ramadan, Harga Cabai di Jogja Rendah, Daging Ayam Tetap Tinggi Salah satu pedagang di Pasar Kranggan melayani pembeli yang akan membeli sayuran di lapaknya, Jumat (25/5/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
26 Mei 2018 17:37 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Pekan pertama Ramadan, harga kebutuhan pokok di pasaran relatif stabil rendah. Namun, untuk beberapa komoditas masih bertahan dengan harga tinggi.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com di Pasar Kranggan, harga komoditas sayur mayur relati stabil rendah. Hanya untuk komoditas kacang panjang, harganya relatif tinggi.

"Sudah beberapa hari ini, harga kacang panjang mahal. Biasanya cuma Rp4.000, sekarang naik jadi Rp8.000," ujar Bariyah, salah satu pedagang sayuran di Pasar Kranggan, Jumat (25/5/2018).

Sedangkan untuk komoditas cabai, kata Bariyah, harga cenderung murah untuk saat ini. Harga cabai rawit merah, jika sebelumnya bisa mencapai Rp40.000 ke atas, saat ini hanya dijual sekitar Rp22.000 per kilogram. Sedangkan cabai hijau keriting dan cabai merah keriting, harga dipatok kisaran Rp20.000 per kilogram.

"Kalau bawang putih, cenderung murah sekarang ini. Saya jualnya sekitar Rp24.000 per kilogram, tetapi bawang merah sekarang yang mahal. Saya jualnya antara Rp35.000 sampai Rp40.000 per kilogram," imbuh Bariyah.

Sementara itu, komoditas bahan pokok lainnya yang masih bertahan dengan harga tinggi antara lain telur ayam negeri dan daging ayam potong. Harga telur ayam negeri di pasar ini dipatok kisaran Rp24.000 sampai Rp25.000 per kilogram.

"Daging ayam potong sekarang memang agak mahal, per kilonya sampai Rp37.000. Bahkan yang jual di luar pasar, sayap ayam sekilo dipatok sampai Rp36.000," ungkap Parmi, salah satu pedagang daging ayam potong di pasar ini.