Pemetaan Potensi Wisata Perlu Dilakukan

Pemetaan Potensi Wisata Perlu DilakukanPara peserta Meet Up Nusantara 2 berfoto bersama usai kegiatan di Hyatt Regency, Sleman, Minggu (12/8/2018). - Harian Jogja/Rheisnayu Cyntara
13 Agustus 2018 07:17 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Meski pariwisata DIY sudah berkembang, pemetaan wisata perlu dilakukan. Oleh sebab itu, dibutuhkan peran serta seluruh pihak untuk mewujudkannya, tidak hanya pemerintah tetapi juga warganet, termasuk di dalamnya para lokal guide.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan, pemetaan potensi pariwisata penting dilakukan untuk akselerasi pengembangan wisata di DIY. Sebab, menurutnya ada begitu banyak potensi pariwisata daerah yang belum digarap dengan baik. Padahal potensi tersebut bisa dikembangkan sebagai penambah pendapatan daerah dan pendorong perekonomian masyarakat.

"Ada banyak potensi wisata dan juga UMKM yang perlu kita gali. Dengan begitu, perekonomian masyarakat bisa membaik karena mereka bisa membuat produk dan diserap oleh pasar," katanya saat acara Meet Up Nusantara 2 Sharing Sesion Indonesia Local Guide di Hyatt Regency Hotel Yogyakarta, Sleman, Minggu (12/8/2018).

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh pihak termasuk para lokal guide untuk turut serta melakukan pemetaan potensi tersebut. Caranya dengan aktif memberi masukan ataupun ulasan-ulasan sektor-sektor wisata yang ditemui oleh para lokal guide. Siwi juga berharap seluruh warganet juga bisa ikut mendorong dan memberi perlindungan bagi produk-produk UMKM yang ada. Jangan sampai saat dipromosikan, produk tersebut malah ditiru dan diproduksi secara besar-besaran oleh pihak lain. Sehingga merugikan pelaku UMKM itu sendiri.

"Jika seluruh pihak bisa ikut serta, pengembangan wisata dan juga UMKM yang direncanakan selesai lima tahun bisa selesai dalam dua tahun saja," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tepas Tandha Yekti yang mengurus media sosial @kratonjogja GKR Hayu berpesan pada seluruh lokal guide untuk memastikan informasi ataupun ulasan yang diberikan sesuai dengan fakta. Sehingga tidak ada kesalahan informasi yang diterima oleh warganet. Sebab ulasan yang dibuat oleh para lokal guide, bisa menjadi referensi terpercaya bagi para wisatawan yang datang ke DIY.

"Semua orang bisa jadi lokal guide tapi infonya harus akurat," tuturnya.

Perwakilan H3Y, Khoirul Anwar berharap dengan adanya kegiatan Meet Up Nusantara yang kedua ini bisa memberikan kontribusi dan masukan positif pada pariwisata Jogja. Ia juga menekankan wisata Jogja telah bisa mengakomodir semua segmen wisatawan dilihat dari ketersediaan hotel yang ada seperti luxury, budget, bussiness, dan juga artsy.

"Kami tengah berusaha menaikkan tingkat stay wisatawan karena saat ini masih berkisar antara dua hingga hari. Dengan meningkatnya lama tinggal wisatawan, secara langsung sektor pariwisata dan perekonomian masyakarat bisa meningkat," tuturnya.