Asuransi Umum Berharap pada Tahun Politik

Asuransi Umum Berharap pada Tahun PolitikIlustrasi asuransi. - orixinsurance.com
14 November 2018 11:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Asuransi umum berharap banyak tahun politik 2019 dapat mendorong laju bisnis dapat tumbuh positif. Sementara jelang akhir tahun ini, kondisi pertumbuhan asuransi umum di Jogja cukup fluktuatif tetapi beberapa tetap bisa bertahan untuk tumbuh positif.

Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) DPD DIY, Bodi Hadisuwarno menjelaskan premi asuransi umum di Jogja mayoritas berasal dari industri properti dan otomotif, terutama yang terbesar merupakan otomotif. Di sisi lain, kedua industri tersebut sangat dipengaruhi kondisi ekonomi, mengingat sebagian besar komponennya masih impor. Hal lainnya jika kurs dolar naik dan kondisi ekonomi tidak stabil, daya beli masyarakat menurun pun menurun. Begitupula dengan permintaan kendaraan dan properti akan juga akan turun.

"Kondisi asuransi umum di Jogja ini fluktuatif tetapi masih growth, masih tumbuh. Meski beberapa ada juga yang stagnan, secara keseluruhan masih aman," katanya kepada Harian Jogja, Selasa (13/11).

Bodi menuturkan pertumbuhan tersebut berasal dari premi properti yang beberapa menggunakan mata uang dolar. Meski di Jogja jumlahnya tak signifikan, hanya ada sekitar 5%, tetapi dapat memberi kontribusi yang cukup baik. "Artinya tidak semua merugi, di sisi lain ada pula yang untung," imbuhnya.

Karena didominasi oleh premi kendaraan, Bodi mengaku banyak berharap pada tahun politik di 2019. Pasalnya pada tahun politik, bisnis otomotif biasanya tumbuh signifikan. Hal itu didorong oleh pengadaan kendaraan secara besar-besaran untuk keperluan kampanye.

Dari segi penjualan tumbuh dengan permintaan kendaraan meningkat, asuransi umum pun akan terimbas positif. Sedangkan untuk 2018 ini meski bisnis otomotif juga cenderung lesu, tetapi Bodi menyebut secara penjualan di tahun-tahun sebelumnya ada pertumbuhan yang cukup signifikan. Hal itulah yang secara umum mampu menopang bisnis asuransi umum pada tahun ini.