Kanwil DJPb DIY Tingkatkan Kualitas Tata Kelola dan Sinergi dengan Stakeholder

Kanwil DJPb DIY Tingkatkan Kualitas Tata Kelola dan Sinergi dengan StakeholderKanwil DJPb DIY menggelar Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 serta Persiapan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019, Selasa (13/11/2018). - Ist/Kanwil DJPb DIY
14 November 2018 10:37 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kanwil DJPb DIY menggelar Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 serta Persiapan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2019 di Aula Kanwil DJPb DIY, Jogja, Selasa (13/11/2018).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan sinergi antara Kanwil DJPB DIY dengan stakeholder di bidang penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. FGD dihadiri oleh pejabat dan pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset DIY, pejabat dan pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota di DIY, pejabat dan pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten di DIY, Inspektorat lingkup DIY dan Kepala KPPN di wilayah DIY.

Bertindak sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Kepala Sub Direktorat Pelaksanaan Anggaran IV, Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Hari Utomo; Kepala Seksi Pelaksanaan Anggaran IV C, Dit PA Bagong Iswanto; dan Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II A, Kanwil DJPB DIY MC.Wuri Handoyo.

FGD diawali dengan sambutan dilanjutkan pembukaan acara oleh Kepala Kanwil DJPB DIY, Heru Pudyo Nugroho. Ia menyampaikan pada 2018 seluruh kabupaten/kota/provinsi di DIY menerima DAK Fisik dan Dana Desa dan secara umum sampai dengan saat ini pelaksanaan penyalurannya relatif lancar dibanding tahun sebelumnya.

"Komunikasi dan sinergi yang berkesinambungan antara KPPN, Kanwil DJPB dan Pemerintah Daerah untuk menghadapi kendala dan permasalahan yang ada pada pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 dan persiapan penyaluran Tahun 2019 sangatlah penting," ujar dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (14/11/2018).

Acara dilanjutkan diskusi panel yang dipandu oleh moderator yaitu Plh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Kanwil DJPB DIY, Nurhidayat. Pemateri pertama, MC. Wuri Handoyo, dalam paparannya mengenai Evaluasi dan Review Pelaksanaan DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 menyampaikan bahwa DAK Fisik di wilayah Kanwil DJPB DIY telah disalurkan secara tepat waktu dan realtif tanpa kendala. Dana Desa telah disalurkan 100% dari RKUN ke RKUD di seluruh Kabupaten, ketepatan penyaluran dari RKUD ke RKD untuk Sleman di atas 90%, bahkan di Kabupaten Kulonprogo mencapai 100%.

Pemateri kedua, Hari Utomo, menyampaikan bahwa DAK Fisik dan Dana Desa disalurkan melalui tiga tahap. Dak Fisik disalurkan Tahap I sebesar 25%, Tahap II sebesar 45%, dan Tahap III sebesar selisih jumlah dana yang telah disalurkan sedangkan Dana Desa disalurkan pada Tahap I sebesar 20%, Tahap II dan Tahap III masing-masing sebesar 40%. Untuk lingkup wilayah DIY, DAK Fisik dan Dana Desa Tahun 2018 disalurkan melalui 3 KPPN yaitu KPPN Yogyakarta, KPPN Wonosari dan KPPN Wates dengan total pagu DAK Fisik sebesar Rp511,6 miliar yang sampai bulan November 2018 telah tersalur 72,6% dan total pagu Dana Desa sebesar 354,52 miliar yang telah tersalur 100% untuk 392 desa.

Bagong Iswanto menyampaikan materi ketiga dengan topik Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2019. Beliau mengemukakan bahwa terdapat peningkatan alokasi anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada tahun 2019 secara proporsional. Pemerintah secara nasional menganggarkan DAK Fisik sebesar Rp69, 33 triliun naik 11,11% dari tahun 2018, dan Dana Desa sebesar 70 triliun naik sebesar 16,7%.

Pemerintah pada tahun 2019 juga menganggarkan Dana Kelurahan sebesar 3 triliun. Terkait pelaporan pada tahun 2019, berdasarkan PMK 121/PMK.07/2018 pemerintah daerah diminta menyampaikan laporan penyerapan dan capaian output DAK Fisik yang telah di-review APIP ke KPPN. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab oleh peserta.