Kemenpera Lirik PT Pos Salurkan Bantuan Rumah Swadaya

Kemenpera Lirik PT Pos Salurkan Bantuan Rumah Swadaya
22 Juni 2013 12:39 WIB Ekbis Share :

[caption id="attachment_418568" align="alignleft" width="338"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/22/kemenpera-lirik-pt-pos-salurkan-bantuan-rumah-swadaya-418567/uang-ilustrasi-antara-4" rel="attachment wp-att-418568">http://images.harianjogja.com/2013/06/uang-ILUSTRASI-ANTARA1.jpg" alt="" width="338" height="240" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Antara[/caption]

JAKARTA-Kementrian Perumahan Rakyat berencana menjajaki kerjasama dengan dengan PT Pos Indonesia dalam penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengatakan ketertarikan ini muncul karena penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) lewat BUMN tersebut cukup efektif dan efisien. Tahun ini setidaknya ada 500.000 rumah yang akan mendapat BSPS.

"Penyaluran BLSM lewat kantor pos sangat tepat dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Pelayanan dan pendataannya juga cepat dan mudah. Ke depan kami juga ingin bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dalam penyaluran BSPS," katanya Sabtu (22/6/2013).

Menurutnya, selain memiliki kantor cabang yang relatif banyak hingga ke pelosok daerah, layanan kantor pos juga cukup mudah dijangkau oleh masyarakat dari segala lapisan.

Sementara itu, Senior Vice President Operasi PT Pos Indonesia (Persero) Zulkifli Assagaf mengungkapkan pihaknya siap bekerja sama dengan Kemenpera dalam penyaluran bantuan perumahan untuk masyarakat. Sebab saat ini layanan perusahaannya ada di seluruh Indonesia hingga ke pelosok.

"Jika Kemenpera ingin bekerjasama dalam hal penyaluran bantuan perumahan kami siap," tandasnya.

Wacana tersebut diungkapkan Djan Faridz saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi penyaluran dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kantor Pos yang berada di Jalan Fatmawati Nomor 10, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2013) pagi.

Menpera berharap adanya BLSM dari pemerintah kepada masyarakat tersebut dapat mencegah penurunan daya beli masyarakat dan kompensasi akibat pengurangan subsidi BBM.

"Saat ini kebutuhan masyarakat terus meningkat tak terkecuali mereka yang kurang mampu. Saya berharap dengan BLSM ini bisa membantu masyarakat untuk menjaga daya belinya karena pengurangan subsidi BBM," terangnya.