Advertisement
PLN Area Semarang Turut Promosikan Museum Listrik
PLN Area Semarang turut serta dalam mempromosikan Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB) milik PLN yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. - Ist/PLN Area Semarang
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--PLN Area Semarang turut serta dalam mempromosikan Museum Listrik dan Energi Baru (MLEB) milik PLN yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Keikutsertaan ditunjukkan dengan turut hadir dalam acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan Unit MLEB di Dinas Pendidikan Kota Semarang. Dalam acara ini, PLN Area Semarang berpartisipasi sebagai narasumber untuk mempresentasikan tentang ketenagalistrikan di wilayah Kota Semarang.
Advertisement
Manajer PLN Area Semarang, Donny Adriansyah mengatakan acara yang dihadiri lebih dari 60 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Paguyuban Pelaku Wisata se-Kota Semarang ini bertujuan untuk mempromosikan MLEB.
Menurutnya selain ditujukan untuk hiburan, museum ini merupakan tempat wisata edukatif, kreatif, dan inovatif dengan berbagai macam informasi dan teknologi tentang ketenagalistrikan dan energi terbarukan.
BACA JUGA
Donny juga menjelaskan penggunaan energi listrik di Kota Semarang sudah tergolong produktif. Sebab kini komulatif konsumsi energi listrik di siang hari sebesar 545 MW sudah melebihi komulatif konsumsi energi listrik di malam hari sebesar 466 MW.
Hal itu disumbang oleh aktifitas pelanggan dari sektor bisnis dan Industri yang banyak beroperasi di siang hari. Kendati demikian, kondisi kelistrikan di Kota Semarang masih surplus daya sebesar 700 MW.
"Dengan surplus tersebut, para pelaku bisnis dan industri tidak perlu khawatir akan kurangnya pasokan listrik dalam menjalankan usahanya," katanya dalam rilis, Kamis (19/7/2018).
Terkait keandalan kelistrikan selama ujian dan penerimaan siswa baru, Donny menjamin tidak ada pemeliharaan jaringan yang membutuhkan pemadaman aliran listrik di sekolah-sekolah selama ujian dan penerimaan siswa baru berlangsung.
Selain itu juga mengotimalkan tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) untuk melakukan pemeliharaan jaringan di waktu tersebut.
Namun apabila terjadi padam aliran listrik akibat gangguan yang terpaksa menyebabkan terganggunya pasokan listrik, PLN akan sudah menyiapkan regu Pelayanan Teknik selama 24 jam untuk percepatan perbaikan agar gangguan segera teratasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- LPS: Bank Syariah Kini Lebih Kompetitif dari Bank Konvensional
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
Advertisement
Dishub Gunungkidul Intensifkan Pengecekan LPJU Jelang Mudik Lebaran
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Arab Saudi Larang Impor Unggas Indonesia
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Harga Emas Pegadaian 26 Februari 2026 Turun, UBS Rp3.082.000
- ART Indonesia-AS Resmi Berlaku, 1.819 Produk Tarif 0 Persen
- Rupiah Menguat ke Rp16.744 per Dolar AS, Dipicu Kebijakan Tarif Trump
- 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih dari India Mulai Disalurkan
Advertisement
Advertisement





