Advertisement
WINNA JAYA ABADI : Butuh Proses untuk Sukses
Owner WJA Property Tata Wina./ Ist - Dok Pribadi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kesuksesan tidak bisa dicapai dengan cara instan. Butuh kerja keras dan perjuangan memeras keringat. Nilai itu pula yang ditanamkan di CV Wina Jaya Abadi atau yang lebih dikenal dengan nama WJA Property.
Tata Wina merupakan pemilik dari WJA Property yang bergerak di dunia usaha properti. Ia sudah cukup lama berkecimpung di bisnis properti dan kemudian berhasil membuat CV-nya sendiri pada 2017. "Saya suka bisnis properti karena fleksibel dan properti itu nilainya tiap tahun naik jadi merupakan peluang investasi yang baik. Saya sukanya itu," papar dia kepada Harian Jogja di Sleman beberapa waktu lalu.
Advertisement
Ia menemukan keasyikan tersendiri ketika bisa membantu konsumen mendapatkan properti yang diinginkan. Kliennya pun berasal dari berbagai kalangan termasuk pejabat hingga artis.
Menurutnya, keberhasilan upaya penjualan tak lepas dari efektivitas iklan. Ia pun memanfaatkan situs-situs penjualan properti yang terpercaya untuk berpromosi. "Kuncinya sosial media. Saya ada tim khusus. Kami juga ada situs sendiri selain di situs penjualan rumah. Bahasa yang kami gunakan untuk promosi juga dibuat semenarik mungkin," kata dia.
BACA JUGA
Kepercayaan klien adalah hal yang utama. Menurutnya, untuk memenangkan kepercayaan klien, WJA Properti harus memberikan pelayanan dengan baik dan profesional. "Kami all out. Kami akan bantu terus. Walaupun harga belum cocok, kita akan bantu sampai klien dapat properti. Kita juga bantu sampai ke notaris," jelas dia.
Ia memastikan aset ataupun properti yang dijual tidak bermasalah di kemudian hari. Oleh karena itu faktor legal sangatlah penting. Sebelum menjual, dia akan menyeleksi terlebih dahulu, apakah aset tersebut bermasalah atau tidak.
Dari Semua Kalangan
Wanita asli DIY ini mengenyam pendidikan di STTKD. Ketika masih kuliah, ia juga bekerja di salah satu maskapai penerbangan. Namun, karena suatu alasan ia memutuskan keluar dan bekerja di bidang lain. Lapangan pekerjaan di rumah sakit hingga perhotelan sempat ia rasakan sebelum terjun ke dunia properti.
Di dunia properti ia menemukan keasyikan. Awal mula, ia menjadi marketing properti dan menjual kavling. Ia sempat akan patah semangat karena menjual kavling dan properti tidaklah perkara mudah. Namun, ketika ia berhasil menjual kavling, semangatnya terlecut kembali. "Saya bisa closing itu rasanya senangnya sekali. Saya tekuni terus, saya ikut seminar properti, selling properti. Intinya sabar dan semangat," jelas dia.
Ada satu nilai yang ia pegang yakni sebuah kesuksesan tidak bisa dicapai dengan cara instan. "Need process for success. Itu yang saya pegang. Ada jatuh bangun," kata dia.
Nilai itu pula yang ia tanamkan kepada karyawannya di DIY, Bali, dan Jakarta. Para karyawan ditarget dalam waktu satu bulan harus bisa closing dalam jumlah tertentu. Hal itu bertujuan agar para karyawan bersemangat dalam bekerja dan semakin mengasah kemampuannya.
"Karyawan harus semangat, harus menjaga loyalitas termasuk loyalitas kepada konsumen, dan disiplin termasuk disiplin waktu," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi Pertamax Melonjak 33,9 Persen Selama Periode Lebaran 2026
- Harga Emas Antam Sabtu 28 Maret 2026 Melonjak, Ini Daftar Gramasinya
- BI Prediksi Ekonomi DIY Triwulan I 2026 Melaju Berkat Efek Lebaran
- Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Ayam dan Beras Ikut Naik
- Isu Dirut Bulog Jadi Kabais TNI Ternyata Tidak Benar
- Lonjakan Harga BBM Picu Gangguan Pasokan di SPBU Inggris
- BEI Yogyakarta: IHSG Bergejolak, Investor Lokal Justru Bertambah
Advertisement
Advertisement







