JNE Siap Tanggulangi Covid-19 di Jogja

JNE Siap Tanggulangi Covid-19 di JogjaMarsudi, Head Regional Jateng-DIY (kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan penanggulangan Covid-19 kepada Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (kiri) di Balaikota Jogja, Selasa (24/4)./ Ist - JNE
02 Mei 2020 07:37 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN–JNE Yogyakarta memberikan bantuan sebanyak 180 alat pelindung diri (APD) untuk penanggulangan Covid-19 di Jogja.

JNE Yogyakarta bertemu dengan Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Tri Wardoyo pada Selasa (24/4). Pertemuan itu dilakukan untuk mendapatkan pengarahan serta informasi mengenai perkembangan Covid-19 di wilayah Kota Jogja. Dalam perbincangan tersebut Heroe menyebutkan kelangkaan alat kesehatan APD menjadi salah satu permasalahan pemerintah Kota Jogja.

Sesuai kampanye Bersama Kita Buat Indonesia Sehat yang sedang digaungkan JNE sebagai bentuk kontribusi dalam penanganan Covid-19, maka dalam kesempatan tersebut JNE Yogyakarta memberikan bantuan sebanyak 180 APD. APD yang didonasikan tersebut terdiri dari 100 buah face shield (pelindung wajah) dan 80 APD coverall yang diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Jogja.

Adi Subagyo, Kepala Cabang JNE Yogyakarta menyampaikan sebelum pertemuan ini sudah berinisiatif untuk memesan APD dan face shield yang dapat dimanfaatkan oleh fasilitas kesehatan serta paramedis. Selain diserahkan pada Dinas Kesehatan Jogja bantuan ini juga akan diserahkan untuk RS Jogja yang letaknya sangat berdekatan dengan JNE Kantor Cabang Utama Jogja maupun puskesmas yang biasanya menjadi tujuan pertama masyarakat untuk pengecekan kesehatan.

“Kami semua berharap pandemi ini segera berakhir dan sebagai masyarakat Jogja kami ingin berperan turut peduli dan membantu penanggulangan Covid-19 di wilayah ini. Begitu juga dengan kegiatan sosial rutin JNE yang biasanya dilaksanakan di bulan ramadhan, juga akan dialihkan untuk ikut berpartisipasi dalam penanggulangan Covid-19,” ungkap Adi, Jumat (1/5).

Marsudi, Head Regional Jateng-DIY, juga menyampaikan selain berpartisipasi menangani Covid-19 dengan berbagai bantuan, JNE harus terus berpartisipasi dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat khususnya UKM. “JNE merupakan salah satu bidang usaha yang didukung oleh pemerintah untuk terus beroperasi meskipun kini beberapa daerah sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB]. Hal ini menjadi momentum untuk membantu sesama,” ujar Marsudi.

Sebelumnya berbagai program dijalankan untuk membantu berbagai elemen masyarakat dalam memerangi Covid-19, salah satunya program untuk memudahkan pengiriman APD ke rumah sakit yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Program diskon ongos kirim (ongkir) 50% khusus untuk pengiriman masker dan diskon ongkir 50% khusus untuk pengiriman APD menggunakan JTR, masih terus berjalan dan akan berakhir pada 30 April 2020.