Advertisement

Butuh Laptop Bagus, Banyak Mahasiswa Mengakses Pinjaman Online

Wibi Pangestu Pratama
Senin, 14 September 2020 - 23:27 WIB
Maya Herawati
Butuh Laptop Bagus, Banyak Mahasiswa Mengakses Pinjaman Online Ilustrasi teknologi finansial - Flickr

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pinjaman online melalui teknologi finansial (tekfin) alias financial technologi (fintech) ternyata banyak diakses mahasiswa. Sebagian di antaranya untuk membeli laptop bagus.

Student Ambassador Cicil (PT Cicil Solusi Mitra) Vicka Fadhilla menjelaskan bahwa dirinya bersama mahasiswa-mahasiswa di sekitarnya telah memanfaatkan layanan pinjaman online untuk keperluan kuliah. Padahal, kebutuhan dasar untuk perkuliahan telah terpenuhi dari orang tuanya.

Vicka bercerita bahwa terdapat sejumlah keperluan tambahan dari dirinya yang berkuliah di jurusan Manajemen Produksi Media, di antaranya adalah laptop dengan spesifikasi khusus. Alih-alih meminta kepada orang tuanya, dia memberanikan diri untuk menggunakan layanan Cicil saat membeli laptop tersebut.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Biasanya untuk mencicil barang-barang yang diperlukan saat kuliah, kamera, laptop, beberapa mahasiswa lain untuk handphone. Pertimbangannya kan kalau aku perlu laptop untuk ngedit [video], untuk kuliah, tapi enggak mau beratin orang tua," ujar Vicka pada Jumat (11/3/2020).

Sebagai mahasiswa, dia membayar cicilan ke fintech itu dengan menyisihkan sebagian uang jajan dan mengambil pekerjaan sampingan. Menurutnya, cara tersebut dapat bekerja sehingga dia kembali mengajukan pinjaman untuk membayar uang kuliah di semester ganjil lalu.

Meringankan Beban

Vicka bercerita bahwa para mahasiswa di sekitarnya memiliki motif yang sama saat memanfaatkan pinjaman melalui fintech, yakni ingin meringankan beban orang tua. Para mahasiswa yang mengajukan cicilan itu pun memang memiliki komitmen untuk mendapatkan penghasilan, baik dari selisih uang jajan maupun bekerja.

"Biasanya anak-anak yang merantau, dia mencicil kamera misalnya, enggak bilang ke orang tuanya. Mereka ingin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya," ujar Vicka.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pemkab Sleman Targetkan 98% UHC pada 2024 Mendatang

Sleman
| Rabu, 28 September 2022, 06:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement