OJK DIY Ingatkan Masyarakat Waspadai Skimming

OJK DIY Ingatkan Masyarakat Waspadai SkimmingIlustrasi pengunjung melintas didepan mesin anjungan tunai mandiri (ATM). - Bisnis Indonesia/Endang Muchtar
11 Juli 2021 12:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan, salah satunya untuk menghindari bahaya skimming.

Kepala OJK DIY, Parjiman mengatakan skimming ini model lama untuk mengcopy data ATM kita, biasanya alat skimming atau skimmer dipasang di slot ATM. Kemudian pelaku dengan menggunakan kamera berusaha merekam pin yang dimasukkan nasabah, kemudian pelaku membuat kartu ATM palsu dengan menggunakan data yang telah terekam tadi serta PIN yang sudah diketahui.

BACA JUGA : Rugikan Korban Puluhan Juta, Polda DIY Buru Komplotan

“Untuk menghindari adanya skimming tentunya kami mengharapkan para konsumen untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi di ATM. Kadang memang alat ini tidak terlihat untuk itu agar menjaga nomor PIN dengan menutup dengan tangan satunya atau apapun biar tidak bisa di foto saat memasukkan PIN, jangan memberitahukan nomor PIN kepada siapa pun juga dan secara berkala mengganti nomor PIN,” ucap Parjiman, Minggu (11/7/2021).

Beberapa waktu terakhir juga digencarkan pada masyarakat untuk mengganti kartu ATM Magnetic Stripe ke kartu ATM Chip. “Untuk kartu dengan menggunakan chip dapat lebih memberikan keamanan karena tidak bisa dicopy dengan alat skimmer,” ujarnya.

Jimmy mengatakan hingga saat ini tidak ada laporan ke OJK DIY terkait skimming. Namun, jika ada masyarakat yang menjadi korban skimming, bisa melapor ke bank yang bersangkutan atau pengaduan konsumen OJK melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK), https://kontak157.ojk.go.id.

BACA JUGA : Hati-Hati! Skimming Makan Korban Lagi

Berbagai upaya juga dilakukan pihak bank untuk mencegah terjadinya skimming. Seperti diungkapkan oleh Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad bahwa BPD DIY selain meningkatkan kenyamanan dan kemudahan nasabah. Dari segi keamanan juga terus dijaga.

Santoso mengajak para nasabah untuk mengaktifkan notifikasi, dalam layanan digital BPD DIY. “Notifikasi itu nantinya akan memberitahu jika ada transaksi lain yang bukan dari nasabah itu sendiri. Ini untuk menghindari modus skimming juga, bisa diminimalisir. Jangan segan untuk bertanya ke kami terkait notifikasi ini,” ujar Santoso.