Advertisement
Startup Unikorn Indonesia Disebut Semakin Matang
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Bertambahnya jumlah startup unikorn di Indonesia menjadi tujuh menjadi bukti bahwa industri ekonomi digital di Indonesia kian matang. Khususnya, didorong pandemi Covid-19.
Pendiri Asosiasi Digital Kreatif Indonesia (Aditif) Saga Iqranegara mengatakan ekosistem perusahaan rintisan di Indonesia saat ini sudah jauh lebih matang. Sebab, bagian dari industri digital tersebut sudah berjalan selama 2 dekade dan menunjukan masih bisa bertahan hingga hari ini.
Advertisement
“Semua pelaku startup di dalam industri ini makin matang dalam berpikir dan bertindak. Ini membuktikan digital bukan hanya hype [sensasi] sementara,” ujarnya, Jumat (23/7/2021).
Sekadar informasi, laporan CB Insights bertajuk The Complete List of Unicorn Companies mencatatkan perusahaan rintisan berbasis aplikasi pajak daring, OnlinePajak sebagai unikorn ketujuh dari Indonesia.
Perusahaan tersebut terdaftar pada 15 Juli 2021 dengan valuasi hingga US$1,7 miliar atau sekitar Rp24,75 triliun dengan beberapa investor pendukungnya, seperti Sequoia Capital India, Warburg Pincus, dan Altos Ventures.
Saga menambahkan, bertambahnya jumlah unikorn akan banyak hal positif yang dirasakan oleh seluruh pemangku kepentingan. Misalnya, orangtua akan terbuka matanya dan akan sangat mendukung anaknya untuk berprofesi di dunia digital.
“Sekilas tampak remeh, tapi menurut saya hal kecil ini penting untuk perkembangan ekosistem di dalamnya,” katanya.
Lebih lanjut, Saga menjelaskan bertambahnya jumlah unikorn pun harus dijawab dengan kematangan sumber daya manusia (SDM) atau talenta digital sebagai penopang industri tersebut.
Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan terus mengoptimalisasi ekonomi digital dan memanfaatkan ruang digital secara produktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Update Harga Emas Hari Ini 21 Januari 2026, Masih Melonjak
- Bea Cukai Yogyakarta Bidik Rp929,64 Miliar pada 2026
- BI Perketat Stabilisasi Rupiah di Tengah Tekanan Global
- Puluhan Ribu Pekerja Indonesia Kena PHK di 2025, Ini Penyebabnya
- OJK Catat 72 Persen Pedagang Aset Kripto Berizin Masih Merugi
- DJP DIY Libatkan 340 Mahasiswa Dampingi Pelaporan SPT 2026
Advertisement
Advertisement




