Boarding Kereta Pakai Pindai Wajah, Ini Data Pengguna KAI Daop 6 Jogja
KAI Daop 6 mencatat 1,63 juta pengguna Face Recognition hingga September 2026 di Stasiun Jogja, Lempuyangan, dan Solo Balapan.
Pameran properti di Atrium Utama Plaza Ambarrukmo, Rabu (20/12/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY mencatat nilai transaksi dari pameran properti yang mereka gelar di Atrium Utama Plaza Ambarrukmo sejak 20-25 Desember 2023 mencapai Rp50 miliar. Meski begitu, capaian tersebut masih di bawah target mereka, yakni di kisaran Rp60 miliar.
Ketua DPD REI DIY, Ilham Muhammad Nur membenarkan jika target belum tercapai. Akan tetapi jika dibandingkan tahun lalu di mana capaian dari pameran properti akhir tahun sebesar Rp40-50 miliar setidaknya masih sama. "Kurang lebih di Rp50 miliar. Iya di bawah proyeksi. Tetapi menurut saya kalau bicara target tentu melihat data sebelumnya kami kan tahun kemarin Rp40-50 miliar," ucapnya, Jumat (29/12/2023).
Dalam pameran kali ini, REI DIY menyediakan segmen rumah subsidi di Bantul dengan harga Rp250-300 juta. Sementara untuk unit yang paling mahal ada yang mencapai Rp3,5 miliar-Rp4 miliar. "Pembelinya beragam mulai dari yang paling murah sampai di atas Rp2 miliar. Paling banyak yang dibeli di Sleman," paparnya.
Meski target belum tercapai, menurutnya ini belum bisa menggambarkan dampak dari masyarakat yang masih menunggu dan menunda.
Ilham juga menyebut belum tercapainya target juga bukan karena dampak dari disrupsi penjualan dari offline ke online. Jika dulu untuk memasarkan rumah dilakukan melalui brosur, saat ini bisa melalui media digital.
BACA JUGA: REI DIY Proyeksi Industri Properti Tumbuh 30% Tahun Depan, Ini Penyebabnya
Untuk itu, keberadaan pameran menurut dia bisa menjadi wadah untuk meyakinkan masyarakat yang sudah terpapar digital, sehingga bisa terjadi transaksi. "Kalau bicara adanya disrupsi hanya pemberian informasi awal, pertama kali, karena dealnya kecenderungannya transaksi rumah itu selalu dealnya harus offline harus bertatap muka," jelasnya.
Lebih lanjut Ilham menyampaikan, kemungkinan masyarakat masih lebih suka bertransaksi secara langsung karena nilainya yang besar. Berbeda dengan saat membeli barang-barang lain di marketplace dan lainnya. "Maksud saya begini, misal beli rokok, beli dikirim rokok. Tetapi kalau beli rumah [perlu] dilihat dalamnya kayak apa, kualitas bahannya kayak apa, kemudian lingkungan kayak apa, tentu gak bisa di disrupsi secara digital."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 mencatat 1,63 juta pengguna Face Recognition hingga September 2026 di Stasiun Jogja, Lempuyangan, dan Solo Balapan.
Harry Kane meraih Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol untuk klub dan timnas, sekaligus menjadi pemain Inggris pertama yang menang sejak 2001.
Kemenhub memastikan tiket pesawat domestik kelas ekonomi turun 11-13 persen selama Nataru 2026/2027 melalui stimulus pemerintah.
Kemenhub mencatat 78 bandara terdampak karhutla pada Oktober 2026. Sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan sejak 14 Agustus.
OJK merespons wacana Dasco membuat pemeringkatan pasar saham sendiri di tengah sorotan MSCI terhadap pasar modal Indonesia.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.