PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Sensus Pertanian - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY akan menggelar Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024 pada Juni 2024 mendatang. SEP 2024 merupakan lanjutan dari Sensus Pertanian 2023.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan melalui SEP 2024 akan diambil sampel rumah tangga-rumah tangga yang punya usaha tani. Sifatnya door to door, untuk melihat lebih mikro atau lebih detail lagi tentang pola usahanya. "Insyaallah Juni, kami akan melakukan survei ekonomi pertanian," ucapnya, Rabu (8/5/2024).
Selain pola usaha, SEP 2024 juga untuk melihat bagaimana kondisi ekonomi dari kegiatan pertanian di DIY. Hasilnya akan rinci menurut masing-masing subsektor. "Sifatnya sampel, door to door tetapi tidak semuanya," lanjutnya.
Ketua Tim Sensus Pertanian 2023 BPS DIY, Rahmawati menyampaikan sampel dari SEP 2024 dipilih dari yang sudah didata dalam Sensus Pertanian 2023. Menurutnya pertanyaan yang disampaikan akan lebih rinci.
BACA JUGA: BPS Segera Gelar Sensus Pertanian Lanjutan Tahun Ini
Saat ini SEP 2024, kata Rahmawati, masih dalam tahap persiapan, yakni workshop instruktur utama SEP 2024. Pendataan di lapangan baru akan dimulai Juni 2024 mendatang. Ia menyebut di DIY sampel yang akan diambil sekitar 3.700 responden/usaha.
Menurutnya hasil dari SEP 2024 akan dirilis pada Desember 2024. "Sensus Pertanian 2023 lanjutan tahun ini berupa pendataan SEP 2024," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.