BPJamsostek Sleman Sasar Pekerja Informal Melalui Peladi Makarti
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
UMKM - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mendorong sertifikasi halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) produk usaha mikro dan kecil (UMK) bagi mitra binaan Pertamina.
Selain di wilayah DIY, PIRT yang mengikuti kegiatan ini secara daring juga menyentuh pelaku UMKM di wilayah Jawa Tengah selama 6 bulan ke depan.
BACA JUGA: Hadiri Pengukuhan KDEKS DIY, Wapres Ingin Ada Akselerasi Keuangan Syariah
Dalam sambutannya, Senior Supervisor Corporate Social Responsibility (CSR) & Small Medium Enterprises Partnership Program (SMEPP) JBT PT Pertamina Patra Niaga, Kevin Kurnia Gumilang, menyatakan bahwa Pertamina melaksanakan kegiatan Pendampingan Sertifikasi Halal dan PIRT sebagai bagian dari komitmen yang didasari oleh peraturan yang telah ditetapkan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dia berharap usaha yang sedang dijalankan oleh peserta program dapat berkembang dan naik kelas. “Kami telah memilih 12 mitra binaan yang berkesempatan mengikuti kegiatan Pendampingan sertifikasi halal dan PIRT tersebut melalui proses seleksi yang ketat,” ujarnya, dikutip Sabtu (10/8/2024)
Area Manager Communication, Relations, & CSR JBT PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan UMK di Indonesia.
BACA JUGA: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kadin DIY Minta Pemerintah Lebih Banyak Melibatkan UMKM
Menurutnya, melalui program pembinaan yang berkelanjutan, pihaknya berharap UMK dapat menjadi motor penggerak utama dalam perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga akan terus berupaya memberikan dampak nyata yang sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun bangsa yang lebih sejahtera dan mandiri,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.