Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
UMKM - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mendorong sertifikasi halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) produk usaha mikro dan kecil (UMK) bagi mitra binaan Pertamina.
Selain di wilayah DIY, PIRT yang mengikuti kegiatan ini secara daring juga menyentuh pelaku UMKM di wilayah Jawa Tengah selama 6 bulan ke depan.
BACA JUGA: Hadiri Pengukuhan KDEKS DIY, Wapres Ingin Ada Akselerasi Keuangan Syariah
Dalam sambutannya, Senior Supervisor Corporate Social Responsibility (CSR) & Small Medium Enterprises Partnership Program (SMEPP) JBT PT Pertamina Patra Niaga, Kevin Kurnia Gumilang, menyatakan bahwa Pertamina melaksanakan kegiatan Pendampingan Sertifikasi Halal dan PIRT sebagai bagian dari komitmen yang didasari oleh peraturan yang telah ditetapkan bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dia berharap usaha yang sedang dijalankan oleh peserta program dapat berkembang dan naik kelas. “Kami telah memilih 12 mitra binaan yang berkesempatan mengikuti kegiatan Pendampingan sertifikasi halal dan PIRT tersebut melalui proses seleksi yang ketat,” ujarnya, dikutip Sabtu (10/8/2024)
Area Manager Communication, Relations, & CSR JBT PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan UMK di Indonesia.
BACA JUGA: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Kadin DIY Minta Pemerintah Lebih Banyak Melibatkan UMKM
Menurutnya, melalui program pembinaan yang berkelanjutan, pihaknya berharap UMK dapat menjadi motor penggerak utama dalam perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga akan terus berupaya memberikan dampak nyata yang sejalan dengan visi perusahaan untuk membangun bangsa yang lebih sejahtera dan mandiri,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.