Advertisement
Industri Pariwisata Bertumbuh, Apa Kelemahan yang Harus Diperbaiki?
Ilustrasi Candi Borobudur. - Ist/Borobudur Park
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) Mari Elka Pangestu menilai sektor pariwisata merupakan ekspor jasa terdepan yang dapat mendongkrak neraca perdagangan. Kendati demikian ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki untuk mendongkrak pendapatan dari sektor ini.
Menurut Mari, dampak dari pariwisata itu menyebar dan berdampak langsung ke perekonomian lokal. Sayangnya menurutnya pariwisata Indonesia masih memiliki dua masalah besar, yakni konektivitas dan pelayanan.
Advertisement
Konektivitas berkaitan dengan akses menuju tempat wisata yang belum begitu baik dan permasalahan ini kembali pada pengembangan infrastruktur. Sedangkan, pelayanan Indonesia lemah terutama dalam menjaga kebersihan. Menurutnya, pada travel and tourism competitive index, persoalan pelayanan terutama mengenai kebersihan menjadi fokus kelemahan pariwisata Indonesia.
Meski begitu, Wanita berdarah Tionghoa ini tetap optimistis terhadap pariwisata Indonesia. "Kita perlu melakukan langkah-langkah sistematis untuk memajukan pariwisata Indonesia, apalagi pemerintah sudah mencanangkan pembentukan 10 Bali baru," ujarnya kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) belum lama ini.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Pendidikan Khas Kejogjaan Ditargetkan Masuk Semua Sekolah DIY
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- MUI Ingatkan Risiko Jika Produk AS Dikecualikan dari Label Halal
- Jadwal Tukar Uang Baru BI Jogja 23-26 Februari 2026 di Empat Masjid
- THR ASN 2026 Segera Diumumkan, Dana Rp55 Triliun Siap Cair
- Antrean Tukar Uang Baru BI di Kauman Jogja Diserbu Warga
- Daftar Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026, Tembus Rp3.063.000
- INDEF Soroti ART ASRI, Regulasi Halal Dipertanyakan
- Bulog DIY Serap 24.111 Ton Gabah, Lampaui Target Februari
Advertisement
Advertisement







