Apotek K-24 Ajak Konsumen Berdonasi

Apotek K-24 Ajak Konsumen BerdonasiDirektur Utama Jariangan Apotek K-25 Gideon Hartono menyerahkan piagam kerja sama kepada Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo di Apotek K-24 Jalan Brigjend Katamso, Rabu (15/8). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
16 Agustus 2018 06:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA—Upaya mengatasi persoalan uang kembalian pecahan kecil yang semakin sulit, jaringan Apotek K-24 mengalihkannya dalam bentuk donasi Peduli Kemanusiaan. Program ini secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk berdonasi yang nantinya dana yang terkumpul akan disalurkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) DIY.

"Selama ini, beberapa gerai kami cukup kesulitan untuk menyediakan uang kembalian pecahan kecil seperti Rp50 atau Rp100. Bahkan, ketika diterima kembali ke konsumen, kadang malah tidak berguna bagi mereka," ujar Direktur Utama Jaringan Apotek K-24, Gideon Hartono saat penandatanganan perjanjian kerja sama program donasi Apotek K-24 dengan PMI DIY, Rabu (15/8).

Gideon mengungkapkan melalui program donasi ini, apotek ini mencoba mengajak konsumennya untuk membangun kepedulian dengan mendonasikan uang kembaliannya untuk kegiatan kemanusiaan. Petugas apotek akan menawarkan uang kembalian konsumen untuk didonasikan dan apabila konsumen berkenan uang tersebut tetap akan tercetak di dalam struk pembelanjaan.

Lebih lanjut Gideon memaparkan setiap bulan uang donasi itu akan langsung ditransfer ke rekening PMI DIY. Pihak PMI DIY setiap tiga bulan juga akan memberikan laporan, gerai yang telah menyetor. Program donasi ini akan dimulai pada 1 September mendatang.

"Untuk pertama kami akan terapkan di 100 gerai dari total 430 gerai Apotek K-24 di seluruh Indonesia. Apotek yang membuka donasi ini juga tidak hanya di Jogja, tetapi ada juga dari Jakarta, Bekasi, Palembang, Bali bahkan hingga Pulau Rote. Ke depan nantinya akan dibuka di seluruh gerai," imbuh Gideon.

Gideon menjelaskan apabila dalam jumlah transaksi dari 430 gerai Apotek K-24 mencapai tiga juta transaksi, maka jika setiap transaksi harus menyediakan kembalian Rp50 atau Rp100. Total nilai uang kembalian yang tidak seberapa ini, kata dia, akan terkumpul Rp50 juta sampai Rp100 jutaan.

"Makanya kami ingin mengajak konsumen kami, untuk berdonasi dari yang kecil ini untuk dapat turut serta membantu misi kemanusiaan," papar Gideon.

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengapresiasi program Jaringan Apotek K-24 untuk mengajak konsumennya berdonasi lewat uang kembalian untuk kegiatan kemanusiaan. "Banyak kegiatan kemanusiaan yang kami lakukan. Untuk program donasi ini, kami masih akan memetakan nanti akan disalurkan untuk apa. Namun, kami sangat mengapresiasi program yang dilakukan Apotek K-24," jelas Prabukusumo.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia