Jangan Sepelekan Saat Kesepian, Risiko Demensia Mengintai
Kesepian kronis terbukti berdampak pada otak dan meningkatkan risiko demensia. Simak penjelasan ahli dan cara mencegahnya.
Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Irwan Hidayat (kiri) berbincang dengan Direktur Revi Firmansjah di sela-sela public expose di Jakarta, Jumat (25/4/2014). PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. membagikan dividen senilai Rp405 miliar atau pay out ratio 99,5% dari total laba bersih tahun buku 2013 senilai Rp405,9 miliar. (Alby Albahi/JIBI/Bisnis)
Produk baru dari Sido Muncul, Tolak Linu.
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk memenuhi banyaknya permintaan dari masyarakat, PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul mengenalkan produk barunya, Tolak Linu. Tolak Lini merupakan "adik" Tolak Angin yang dikhususkan untuk penderita Pegelinu.
Menurut Presiden Direktur (Presdir) PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul Irwan Hidayat, produk baru tersebut sudah siap dipasarkan. Menurut rencana, Tolak Lini Sido Muncul akan dirilis pada 12 Juli mendatang bersamaan dengan program Mudik lebaran.
"Ini merupakan produk herbal yang dikembangkan oleh kami. Produk ini mampu menjawab kebutuhan mereka yang terserang pegal linu, terutama diusia 40 tahun ke atas," ujar Irwan dalam rilisnya, Sabtu (4/7/2015).
Dia mengatakan, produk baru tersebut merupakan produk bebas gula (free sugar), sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi masyarakat yang memiliki penyakit gula atau diabate. Hingga kini, katanya, Sido Muncul telah mengeluarkan produk sebanyak 170 produk. “Produk baru tersebut juga sebagai bentuk respon Sido Muncul terhadap keinginan masyarakat,” tutur Irwan.
Sebelum melaunching produk baru tersebut, Sido Muncul terlebih dulu mensitribusikan sekitar 10 persen produk tersebut dengan kemasan bernama Pegelinu. "Setelah dievaluasi, akhirnya kami merevisi nama produk ini dengan Tolak Linu. Ini merupakan "adik" dari Tolak Angin yang sudah mendunia," tukasnya.
Untuk sementara ini, produk baru hanya akan dipasarkan di pasar domestik. Setelah pasar domestik berkembang baru akan dijual ke luar negeri. “Kami akan konsentrasi dulu untuk pasar domestik. Jika nanti ternyata laku keras baru kita pikirkan untuk diekspor. Ini juga bentuk dari dukungan kami terhadap program pemerintah gemar minum jamu setiap hari Jumat,” tutup Irwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesepian kronis terbukti berdampak pada otak dan meningkatkan risiko demensia. Simak penjelasan ahli dan cara mencegahnya.
Harga Biosolar B50 harus kompetitif agar diminati. Pemerintah targetkan hentikan impor solar mulai Juli 2026.
Prabowo ungkap dugaan demo dibayar. KSP Dudung sebut informasi presiden akurat dan berpotensi ditindak secara hukum.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prabowo bangga gunakan mobil Maung buatan Indonesia. Meski sempat bocor, jadi simbol kemandirian industri otomotif nasional.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.