Blibli.com Tingkatkan Kapabilitas UMKM DIY

Blibli.com Tingkatkan Kapabilitas UMKM DIY (Dari kiri ke kanan), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Trisaktiyono; Deputy Chief Marketing Officer Blibli.com, Andy Adrian dan SVP Trade Partnership Merchant Sales Operation & Development Blibli.com, Geoffrey L. Dermawan membuka The Big Start (TBS) Season 4, di Alun-Alun Utara Kraton Jogja, Jumat (19/7)./ Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
20 Juli 2019 10:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Blibli.com wujudkan komitmen meningkatkan kapabilitas usaha-usaha kreatif di DIY dengan gelaran kompetisi wirausaha bertajuk The Big Start (TBS) Season 4, yang dibuka di Alun-Alun Utara Kraton Jogja, Jumat (19/7).

Setidaknya ada 100 pengusaha kreatif yang memamerkan produknya di Festival UMKM The Big Start yang berlangsung hingga Minggu (21/7) mendatang. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Trisaktiyono menyambut baik gelaran ini dan mengatakan DIY sangat terbuka untuk Blibli.com, karena mendorong ekonomi kerakyatan. Dikatakannya kemajuan dunia digital memiliki peran yang sangat penting bagi kegiatan UKM di era Revolusi Industri 4.0.

Setidaknya ada 258.000 UMKM di Jogja yang sebagian besar belum tergabung dalam platform dagang elektronik (dagang-el). Dengan pembinaan dan pemberdayaan UMKM go digital menjadi kebijakan pendorong efektivitas usaha dan meningkatkan kesejahteraan lewat penguatan ekonomi rakyat melalui penciptaan wirausaha baru.

“Inisiatif Blibli.com sangat mendukung program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM Yogyakarta melalui program TBS Season 4. Kami berharap inisiatif ini dapat mendukung realisasi target DIY dalam meningkatkan kontribusi pertumbuhan UKM, yang bermuara pada target Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara 2020,” kata Tri.

Deputy Chief Marketing Officer Blibli.com, Andy Adrian mengatakan sangat senang menerima kepercayaan dan dukungan dari Pemda DIY, dan merasa terhormat karena dapat membantu meningkatkan kompetensi pengusaha kreatif khususnya UMKM. Sejak berdiri 2011, Blibli.com sudah membantu UMKM di seluruh Indonesia, termasuk di Jogja untuk go online. Kini sudah ada sekitar 800 mitra UMKM Jogja yang tergabung di Blibli.com per kuartal II/2019, angka yang menunjukkan kenaikan sebesar dua kali lipat dibanding periode yang sama di 2018.

Pelaku UMKM ini menghadirkan sekitar 10.000 stock keeping unit (SKU) produk, jumlah yang juga naik 200% dibanding periode yang sama tahun lalu. Mayoritas UMKM Jogja yang bergabung di platform Blibli.com terdiri dari perajin kain tenun, batik, fesyen moda, serta rumah dan dekorasi atau kriya.

 

Kompetisi Wirausaha

“Melalui kompetisi The Big Start yang memasuki tahun keempat, Blibli.com ingin melanjutkan komitmen jangka panjang untuk menyokong UMKM. Usaha kami sejalan dengan visi-misi program Pemda DIY untuk mendayagunakan potensi UMKM,” ucap Andy.

Kompetisi TBS Season 4 menawarkan hadiah total Rp1,3 Miliar dan akan fokus pada empat kategori utama, yaitu fesyen, kuliner, kesehatan dan kecantikan (KKE), dan kriya. Blibli.com akan menggandeng empat professional pada bidangnya untuk menjadi juri. Juri tahun ini Founder of IKAT, Didiet Maulana untuk kategori fesyen. Kemudian founder of SASC Cosmetic, Priscilla Pangemanan untuk KKE. Kemudian Masterchef Indonesia Ririn Marinka kategori kuliner, dan Founder of Jakarta Vintage kategori kriya, Luthfi Hasan.

“Melalui TBS Season 4 Blibli.com juga memfasilitasi para pengusaha kreatif dalam menjawab tujuh tantangan yang kerap dihadapi saat mengembangkan usaha, yaitu pemasaran, permodalan, jaringan, sistem teknologi, pengetahuan bisnis, penggunaan platform online serta kreativitas dan inovasi,” ujarnya.

SVP Trade Partnership Merchant Sales Operation & Development Blibli.com, Geoffrey L. Dermawan mengatakan para peserta juga mendapat kesempatan untuk menampilkan produk-produk kreatif pelaku UMKM di Galeri Indonesia, kategori khusus di Blibli.com bagi produk kreatif hasil produksi lokal.

“Produk-produk di Galeri Indonesia terbagi dalam pilar-pilar utama, yaitu fashion moda, kesehatan kecantikan, kuliner, rumah dan dekorasi serta seni dan kerajinan,” ucapnya.