BPD Gandeng Pemerintah hingga Akar Rumput

BPD Gandeng Pemerintah hingga Akar RumputDirektur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad/ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
05 Oktober 2019 12:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai bank pembangunan daerah, Bank BPD DIY terus menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah. Jalinan kerja sama ini tak hanya di pucuk pemerintahan, tetapi juga hingga akar rumput. 

Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengungkapkan berangkat dari otonomi daerah dan digitalisasi pemerintah daerah (Pemda) serta layanan nontunai Pemda. Hal ini merupakan peluang bagi seluruh BPD seluruh Indonesia termasuk Bank BPD DIY. "BPD DIY pemegang kas daerah. Yang dibayari UMKM mulai dari pembuat makanan kecil hingga infrastruktur. Mereka juga butuh modal kerja. Nah, kami sederhanakan produk kami," kata dia ketika ditemui di kompleks Kepatihan, Jogja, Jumat (4/10).

Ia mencontohkan untuk keperluan makan dan minum untuk rapat di lingkungan Pemda DIY di mana ada aturan untuk memberdayakan UMKM. Di situlah kesempatan BPD untuk mengeskalasi kredit mikro melalui produk yang ada. "Ini momentum. Belum lagi soal infrastruktur. Ada kredit modal kerja untuk infrastruktur misalnya melalui kredit konstruksi yang jaminannya SPK [surat perintah kerja]. Kalau terminnya turun kan tinggal potong," ujar dia.

Ia menjelaskan BPD tumbuh dari akar rumput. Oleh karena itu, kerja sama dengan pemerintah juga dimulai dari tingkat bawah. "Makanya cabang pembantu di kecamatan akan dimaksimalkan. Cabang pembantu ini kami minta juga untuk urusi UMKM di kecamatan. Wajib bermitra dengan kecamatan setemopat. Keuangan dan program berkaitan dengan kecamatan harus kerja sama," ujar dia.

Teknologi Nontunai

Bank BPD DIY juga berkomitmen untuk memudahkan transaksi nasabah dan mitra dengan basis teknologi nontunai. Apalagi saat ini Bank BPD DIY sudah mumpuni untuk sistem pembayaran elektronik. "Mobile banking sudah digunakan. Pembayaran bisa lewat situ. Rekanan dan masyarakat juga bisa. Misal ada sumbangan untuk kekeringan bisa transfer. Bayar PBB bisa juga pakai aplikasi," jelas dia.

Selain itu, dengan mobile banking transaksi menjadi lebih praktis karena bisa digunakan di mana dan kapan saja. Bank BPD DIY dengan teknologi hadir dengan melayani transaksi yang berkaitan Pemda. Swasta pun bisa memanfaatka fasilitas ini.

"Kami juga akan coba untuk rumah sakit. BPD gencar mengampanyekan mobile banking. Tujuannya, agar masyarakat merasakan manfaat produk mobile banking BPD DIY," kata dia.