Luar Biasa! RI Kantongi Pajak Digital dari Google Cs Sebesar Rp23 Triliun Lebih
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya di Pekan Milenial Naik Kelas 2022 yang diselenggarakan Bisnis Indonesia Group secara hibrida di Hotel Aryaduta, Jakarta (5/4/2022)./JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan bahwa komposisi generasi milenial dan generasi Z (Gen Z) semakin dominan. Keduanya memiliki peran penting karena menjadi energi kemajuan bangsa Indonesia.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021, komposisi penduduk generasi milenial (1981-1996) mencapai 25,87% dari total penduduk Indonesia 270,20 juta jiwa atau sekitar 69 juta penduduk.
"Generasi milenial dan generasi Z harus terus didukung untuk mendapatkan bekal agar mampu mengoptimalkan masa produktifnya," tegas Jokowi, dalam sambutannya di Pekan Milenial Naik Kelas 2022 yang diselenggarakan secara hibrida di Hotel Aryaduta, Jakarta (5/4/2022).
BACA JUGA: Harian Jogja-Sinar Mas Gelar Bazar Minyak Goreng, 2 Liter Harganya Rp30.000
Menurutnya, milenial harus memiliki tiga kemampuan atau kompetensi penting, yakni melek finansial, berwirausaha dan menguasai keahlian digital.
Di samping ketiga kemampuan tersebut, dia mengingatkan generasi milenial dan generasi Z harus tetap memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Jokowi menilai melek finansial penting agar kaum muda memiliki perencanaan keuangan yang baik, sehingga mampu menyeimbangkan pola konsumsi dan investasi. Kemudian, Jokowi mengatakan Indonesia membutuhkan banyak wirausaha agar semakin maju, sesuai karakter kaum muda, semangat kreatif dan berani mengambil risiko, lincah, mudah beradaptasi, dan menyukai hal-hal baru.
BACA JUGA: Hanya Rp15.000, Bisa Bawa Pulang Keramik Keren di Qhomemart
"Dengan menjadi wirausaha, anak muda tidak bergantung pada pekerjaan, tetapi sebaliknya menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga membantu masyarakat sekitar mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan," kata Jokowi.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga berpesan bahwa anak-anak muda tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi digital. Pasalnya, hampir seluruh kegiatan masyarakat saat ini, sebut saja belajar, investasi, belanja, liburan dan kesehatan, semuanya bergantung pada perangkat digital.
"Ini memaksa kita melek digital dan tidak gaptek agar tidak ketinggalan di berbagai peluang dan kesempatan," tegasnya.
Terakhir, kepada generasi milenial, Jokowi juga berpesan agar terus mengembangkan keahlian masa depan (future skills), serta memiliki kepercayaan yang tinggi dan siap berkompetisi dengan talenta global, dan memberikan kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hingga 31 Maret 2024, DJP Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp23,04 triliun.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.