Advertisement
JNE Raih Dua Penghargaan di Ajang The 4th Annual Infobrand.id Summit 2024

Advertisement
JOGJA—JNE mengawali 2024 dengan menorehkan prestasi. Kali ini JNE meraih dua penghargaan sekaligus yaitu Indonesia Brand Champion 2024 dan Platinum Award Top Digital PR Award 2019 – 2023 kategori Jasa Pengiriman. Acara yang diinsiasi oleh Infobrand.id bersama Indonesia Brand Community serta Tras N Co Indonesia ini digelar di JS Luwansa Hotel, Jakarta Selatan (18/1/2024). Dua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tri Raharjo, SE, MM selaku CEO Tras N CO Indonesia dan Susilowati Ningsih selaku CEO Media Infobrand Group kepada Kurnia Nugraha selaku HeadMedia Communication JNE.
Kurnia Nugraha mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini, “Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Infobrand dan Tras N CO atas penyelenggara penghargaan Indonesia Brand Champion 2024 dan Platinum Award Top Digital PR Award 2019 – 2023 dalam kategori Jasa Pengiriman. Semoga penghargaan yang diraih di awal tahun inidapat menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis tahun selanjutnya dan berkomitmen menghubungkan kebahagiaan kepada pelanggan” ujar Kurnia.
Advertisement
Acara penghargaan The 4th Annual Infobrand.id Summit 2024 mengangkat tema, Winning Business Competition in The Age of Artificial Intelligence and E-Commerce penghargaan Top Digital Public Relations Platinum Award 2019-2023 menggunakan tiga metode penilaian yaitu digital media aspect,social engagement aspect,digital mention aspect dengan kriteria penilaian konsisten para brand selama periode riset 2019-2023 berada di posisi tiga teratas kategori.
Baca Juga
Dukung UMKM, JNE Berikan Promo Ongkir Flat Rp10.000 dari Magelang ke Tujuan Jateng-DIY
JNE Serahkan Kendaraan Perspustakaan Keliling untuk Rumah Baca Sang Petualang
Konsisten Berbagi, Memberi dan Menyantuni Bawa JNE Raih Dua Penghargaan
Kurnia menyampaikan bawah komitmen JNE sebagai perusahaan ekpres dan logistik nasional, terus berkontribusi nyata selama 33 tahun terhadap kemajuan perekonomian Bangsa serta Negara.“Wujud kontribusi tersebut adalah JNE berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan sekaligus mendukung kemajuan UMKM melalui program-program JNE.Harapannya dengan apresiasi ini, semakin memupuk semangat dan komitmen JNE untuk terus membantu meningkatkan strategi komunikasi kepada stakeholder diantaranya yaitu pelanggan dan masyarakat serta menciptakan citra positif perusahaan dan brand,” tambah Kurnia.
Dalam menjalankan berbagai proses bisnis JNE selalu mengusung semangat Connecting Happiness dan prinsip Berbagi, Memberi dan Menyantuni. Makna dari prinsip tersebut adalah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, karyawan mau pun masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan program kolaborasi yang diselenggarakan untuk masyarakat luas sebagai dukungan nyata di bidang sosial, olahraga, budaya, sampai dengan program acara edukatif untuk pemberdayaan komunitas maupun UMKM. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Pengamat: Rupiah Melemah Karena Perang Dagang AS
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
Advertisement

Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
- Kepala Penelitian AI Meta Mendadak Mundur, Meta Platforms Inc Berisiko Kesulitan Bersaing dengan Kompetitor
- Okupansi Hotel di DIY Turun 20% Dibandingkan Lebaran Tahun Lalu
- Hari Ketiga Lebaran, 40 Ribu Lebih penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta
- Perdana Menteri Kanada Sebut Kebijakan Tarif Trump Bakal Ubah Fundamental Perdagangan Global
- Kebijakan Tarif Donald Trump Bisa Memicu Resesi Ekonomi di Indonesia
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
Advertisement
Advertisement