Fadli Zon Ungkap Kondisi Mahastupa Borobudur yang Perlu Diperkuat
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2025 dengan tema 'Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah' di kantor BI DIY, Kamis (5/3/2025). (dok istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA— Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,61 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode Ramadan dan Idulfitri 2025. Sementara secara nasional BI menyiapkan sebesar Rp180,9 triliun.
Kepala Perwakilan BI DIY, Ibrahim mengatakan BI DIY bekerjasama dengan 9 bank di antaranya Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BPD DIY, BSI, Bank Muamalat, Bank CIMB Niaga dan Bank Mandiri Taspen akan membuka layanan penukaran terpadu di 2 lokasi, yaitu di Lapangan Denggung Kabupaten Sleman pada 18 Maret 2025 dan Alun-Alun Puro Pakualaman Kota Jogja pada 19 dan 20 Maret 2025.
"Wilayah DIY jumlah uang layak edar (ULE) yang disediakan selama periode SERAMBI 2025 sebesar Rp4,61 triliun," ucapnya dalam acara Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2025 dengan tema 'Menjaga Rupiah di Bulan Penuh Berkah' di kantornya, Rabu, (5/3/2025).
Menurutnya BI DIY juga membuka layanan kas keliling mulai 6-13 Maret 2025 di tempat-tempat ibadah sebanyak 6 titik lokasi, yaitu 2 titik di Kota Jogja serta masing-masing 1 titik di Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul.
Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan penukaran uang di kantor bank umum. Jumlah bank umum yang melayani penukaran sebanyak 34 bank atau 34 titik lokasi, yang akan melayani masyarakat dari 17-26 Maret 2025.
Lebih lanjut dia mengatakan layanan penukaran uang baik melalui penukaran terpadu, kas keliling, dan kantor bank umum, dilakukan melalui Aplikasi PINTAR dengan alamat https://pintar.bi.go.id. Masyarakat dapat mengakses aplikasi tersebut untuk melakukan pemesanan sesuai jadwal dan tempat yang diinginkan.
BACA JUGA: Ini Cara Tukar Uang Baru di Mobil Kas Keliling BI
Besarnya paket penukaran uang setiap orang sebesar Rp4,3 juta dengan rincian pecahan Rp50.000 sebanyak 30 lembar, Rp20.000 sebanyak 25 lembar, Rp10.000 sebanyak 100 lembar, Rp5.000 sebanyak 200 lembar, Rp2.000 sebanyak 100 lembar, dan Rp1.000 sebanyak 100 lembar.
Ibrahim mengatakan, BI mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali ciri keaslian uang Rupiah melalui 3D yakni Dilihat, Diraba, Diterawang. Merawat Rupiah yang dimiliki dengan baik melalui 5J yakni Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi.
Ia mengatakan Bangga Rupiah karena Rupiah tidak hanya sebagai alat pembayaran yang sah dalam kegiatan perekonomian nasional tetapi juga merupakan simbol kedaulatan bangsa.
Sementara itu, Paham Rupiah ditunjukkan melalui perilaku bijak berbelanja sesuai kebutuhan, berbelanja produk dalam negeri untuk mendukung UMKM nasional.
"Serta menabung dan berinvestasi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," lanjutnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
PSIM Jogja menahan imbang Isenmulang Kalteng FC 0-0. Guntur Cahyo Utomo mensyukuri satu poin yang memutus lima kekalahan beruntun.
Survei 2026 menunjukkan milenial dan Gen Z memprioritaskan traveling, pengalaman lokal, kuliner khas, dan fleksibilitas kerja.
Pangkalan Udara Kadena di Jepang melarang kendaraan BYD masuk karena kekhawatiran risiko keamanan terhadap instalasi militer AS.
Ketua DPRD Kota Jogja membuka Turnamen Pingpong Cup 2026 di Pakuncen, Wirobrajan, untuk mendorong prestasi atlet dan budaya hidup sehat.
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.