Advertisement

Libur Lebaran, Kementerian Pertanian Sebut Harga Cabai Stabil

Newswire
Sabtu, 05 April 2025 - 12:57 WIB
Maya Herawati
Libur Lebaran, Kementerian Pertanian Sebut Harga Cabai Stabil Salah satu pedagang cabai di Pasar Bringharjo, Ifan, memperlihatkan stok cabai rawit merah di kios miliknya, Selasa (11/3/2025). Harian Jogja - Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Harga komoditas cabai dipastikan tetap stabil sepanjang libur Lebaran 2025 dengan menjaga kestabilan pasokan dan mencegah fluktuasi harga di pasaran.

"Pemantauan yang dilakukan Direktorat Jenderal Hortikultura menunjukkan bahwa harga di tingkat petani tidak mengalami kenaikan signifikan, meskipun terjadi penurunan aktivitas pasar akibat momen libur panjang," kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Muhammad Idil Fitri dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, (5/4/2025)

Advertisement

Menurut Idil, aktivitas pasar cenderung menurun selama Lebaran karena sudah menjadi tradisi dimana banyak petani dan pedagang sayur berlibur atau bersilaturahmi dengan keluarga.

"Di Pasar Induk Jakabaring, Sumatera Selatan, suasana jual-beli terlihat lebih sepi dibanding hari biasa. Hal ini turut berdampak pada permintaan cabai yang menurun," ujarnya.

Idil menjelaskan bahwa fluktuasi harga cabai lebih disebabkan oleh fenomena tahunan sebelum dan sesudah Lebaran. Selama libur panjang, aktivitas di lapak dan pasar sayur menurun, karena banyak pedagang dan petani yang masih libur panen.

"Penurunan aktivitas di lapak sayuran menyebabkan pasokan berkurang sementara. Namun, ini hanya bersifat sementara, dan pasokan akan segera normal setelah libur Lebaran usai," terang Idil.

BACA JUGA: Arus Balik Lebaran 2025, Ini Lokasi Rest Area Tol Trans Jawa untuk Istirahat dan Kenali Tipenya

Dia menyebutkan, berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional per 4 April 2025, harga rata-rata cabai di tingkat produsen, antara lain cabai rawit merah Rp56.500 per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp36.143 per kg, dan cabai merah besar Rp50.000 per kg.

Kementan memastikan pasokan cabai tetap tersedia dan tidak ada lonjakan harga di tingkat petani.

Menurutnya, petani champion dan mitra binaannya tetap aktif memasok cabai ke pasar, sementara aktivitas lelang cabai di sentra produksi seperti Magelang masih berlangsung seperti biasa.

"Jika ada kenaikan harga, itu hanya bersifat sementara. Insya Allah, H+7 Lebaran atau setelah libur bersama berakhir, pasokan dan harga cabai akan kembali normal," ucap Idil.

Sementara itu, petani champion Banjarnegara, Teguh yang rutin memasok cabai ke Pasar Jakabaring Palembang, mengonfirmasi harga cabai merah keriting masih berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kg, namun jumlah pasokan yang dikirimkan berkurang drastis.

"Biasanya kami mengirim 4 kuintal per hari, tetapi saat ini hanya bisa mengirim 1 kuintal karena pasar masih sepi," kata Teguh.

Di Lombok Timur, harga cabai rawit merah yang sempat melonjak hingga Rp200.000 per kg kini terpantau turun drastis, berada di kisaran Rp40.000 per kg.

Sementara, di Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan, harga cabai rawit merah Rp55.000 per kg, cabai merah besar Rp40.000 per kg, dan cabai merah keriting Rp40.000 per kg.

Di wilayah sentra pasokan ke Jakarta, Cianjur, harga cabai justru mengalami penurunan drastis.

Menurut petani champion Cianjur, Suhendar harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, turun menjadi Rp30.000 per kg, sedangkan cabai merah keriting hanya Rp15.000 per kg. "Pasar Induk Kramat Jati sepi pembeli, sehingga harga cabai anjlok," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Breaking News: Mobil VW Terbakar di Bukit Bego, Imogiri

Bantul
| Sabtu, 05 April 2025, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Warung Makan Jagoan Mahasiswa UII Jogja

Wisata
| Jum'at, 04 April 2025, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement