Advertisement

Rangkaian Poin Penting dari Peresmian Pabrik Listrik di Magelang

Akbar Evandio
Kamis, 09 April 2026 - 15:57 WIB
Maya Herawati
Rangkaian Poin Penting dari Peresmian Pabrik Listrik di Magelang Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) saat meninjau pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). - ANTARA - Prisca Triferna

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Peresmian pabrik kendaraan listrik di di Magelang, Jawa Tengah memperkuat dorongan menuju kemandirian energi nasional. Target menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa tahun ke depan menjadi salah satu sorotan utama dalam agenda tersebut.

Pabrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (9/4/2026) sebagai bagian dari strategi besar elektrifikasi dan industrialisasi nasional.

Advertisement

Berikut poin-poin penting yang disampaikan dalam peresmian:

  • Industrialisasi jadi kunci transformasi
    Prabowo menegaskan teknologi harus diolah menjadi industri agar memberi manfaat nyata bagi bangsa dan masyarakat.
  • Kemandirian pangan dan energi ditekankan
    Indonesia dinilai sudah relatif kuat di pangan, namun pemerataan masih perlu diperkuat. Energi disebut sebagai sektor krusial penentu kedaulatan.
  • Percepat transisi ke energi bersih
    Pemerintah mendorong elektrifikasi dan pengurangan energi fosil, termasuk pengembangan bahan bakar alternatif seperti avtur dari jelantah.
  • Target listrik nasional 100 gigawatt
    Dalam dua tahun, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas listrik besar-besaran.
  • Penutupan PLTD untuk efisiensi
    Sebanyak 13 pembangkit listrik tenaga diesel akan ditutup, dengan potensi penghematan 200.000 barel per hari.
  • Optimistis stop impor BBM
    Dengan langkah tersebut, Indonesia ditargetkan tidak lagi mengimpor BBM dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
  • Produksi bus listrik hingga 10.000 unit
    Fasilitas VKTR disebut mampu memproduksi ribuan bus listrik sebagai bagian dari penguatan transportasi berbasis energi bersih.
  • Peningkatan TKDN bertahap
    Tingkat Komponen Dalam Negeri saat ini 40%, ditargetkan naik menjadi 60% dalam dua tahun dan 80% pada tahap berikutnya.
  • Dorongan beli produk dalam negeri
    Pemerintah daerah dan institusi diminta memprioritaskan produk nasional, termasuk kendaraan listrik.
  • Target mobil listrik nasional pada 2028
    Produksi massal mobil sedan listrik ditargetkan mulai berjalan dalam beberapa tahun mendatang.
  • Optimisme ekonomi Indonesia menguat
    Prabowo menilai Indonesia akan segera memberi kejutan global dan menunjukkan kebangkitan sebagai negara besar.
  • Harapan VKTR jadi pemain global
    VKTR diharapkan berkembang menjadi “national champion” seperti merek otomotif besar dari Jepang dan Korea Selatan.

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya mempercepat ekosistem kendaraan listrik sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berbasis energi bersih di Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Satpol  PP Bantul Tertibkan Pengemis dan Gelandangan di Kawasan Ziarah

Satpol PP Bantul Tertibkan Pengemis dan Gelandangan di Kawasan Ziarah

Bantul
| Kamis, 09 April 2026, 19:17 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement