H+7 Harga Daging Ayam Potong Masih Mahal

H+7 Harga Daging Ayam Potong Masih MahalPedagang daging ayam potong melayani pembeli, meski masih dijual mahal, permintaan daging ayam masih tetap banyak di Pasar Beringharjo, Jumat (22/6). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
23 Juni 2018 07:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja, JOGJA—Harga sejumlah komoditas pokok masih stabil tinggi dipasaran. Daging ayam potong yang sejak awal Lebaran dipatok Rp45.000 per kilogram, dari pantauan di Pasar Beringharjo masih bertahan pada kisaran tersebut. 

"Dari awal Lebaran, harganya [daging ayam potong] memang sudah mahal. Sampai sekarang masih Rp45.000 per kilogram," ujar Partini, pedagang daging ayam potong di pasar ini kepada Harian Jogja, Jumat (22/6). 

Partini memaparkan meski harganya tinggi, pembeli masih banyak. Memasuki Syawal dan banyaknya hajatan, membuat permintaan daging ayam potong masih cukup ramai. Partini mengaku sedikitnya menyiapkan 100 ekor ayam ras untuk memenuhi permintaan ayam potong per harinya. 

Sedangkan di kios lainnya, harga daging ayam mulai berangsur turun. Harga daging ayam potong di kios milik Harti dipatok Rp40.000 per kilogram. 

"Awal Lebaran memang mahal, dari Rp45.000 lalu mulai turun jadi Rp43.000, sekarang saya jualnya Rp40.000 per kilogram," ungkap Harti. 

Tak hanya komoditas tersebut yang merangkak naik selama masa Lebaran. Harga komoditas pokok seperti telur ayam negeri juga dipatok mahal. Iswarini, pedagang kios sembako di Pasar Beringharjo mengatakan, menjelang Lebaran harga telur ayam cukup tinggi dengan kisaran Rp25.000-Rp26.000 per kilogram. 

"Sekarang telur ayam [negeri] saya jual seharga Rp24.000 per kilogram. Sedangkan untuk bawang putih juga sedikit mahal Rp30.000 per kilogram dan bawang merah sekitar Rp32.000 per kilogram," ujarnya.