Kinerja Perbankan Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Jogja

Kinerja Perbankan Sumbang Pertumbuhan Ekonomi JogjaStiker Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tertempel di pintu salah satu bank di Jakarta. - Bisnis Indonesia/Abdullah Azzam
13 Agustus 2018 07:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pertumbuhan ekonomi DIY yang semakin solid juga tidak terlepas dari kinerja keuangan dari sektor perbankan. Stabilitas keuangan daerah di DIY terjaga dengan baik, tercermin dari peningkatan dan pertumbuhan kredit maupun dana pihak ketiga.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY Budi Hanoto mengungkapkan kinerja perbankan di DIY terindikasi mengalami perbaikan yang tercermin dari peningkatan pertumbuhan kredit maupun dana pihak ketiga (DPK). Penyaluran kredit oleh perbankan tumbuh meningkat dari 10,15% year on year pada triwulan I/2018 menjadi 10,26% pada triwulan II/2018.

Sementara itu, untuk DPK tumbuh 9,56% pada triwulan II/2018, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 7,75%. “Ke depan seiring dengan makin digenjotnya penyelesaian pembangunan infrastruktur, maka pertumbuhan kredit dan DPK akan semakin tumbuh,” ujar Budi, Sabtu (11/8).

Selain digenjotnya infrastruktur, kinerja konsumsi yang diperkirakan masih akan meningkat sebagai trickle down effect peningkatan aktivitas pariwisata DIY, akan membuat perekonomian daerah ini dapat kian tumbuh dengan pesat. Bank Indonesia meyakini perekonomian DIY pada 2018 akan tumbuh meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan sektor perbankan yang tumbuh positif, serta pertumbuhan investasi serta indikator ekonomi lainnya yang menunjukkan kinerja pertumbuhan yang terus meningkat. Maka pertumbuhan ekonomi DIY dapat berada di atas batas kisaran 5,2%-5,6% year on year (yoy).

“Pencapaian tersebut tentunya tidak lepas dari dukungan inflasi yang terkendali yang sampai dengan akhir 2018 diperkirakan berada pada sasaran 3,5 persen kurang lebih satu serta stabilitas keuangan daerah yang terjaga,” jelas Budi.