Tenang, Teh Sariwangi Tetap Bisa Dinikmati meski PT Sariwangi Pailit

Tenang, Teh Sariwangi Tetap Bisa Dinikmati meski PT Sariwangi PailitTeh celup SariWangi
18 Oktober 2018 15:37 WIB Newswire Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Belum lama ini PN Niaga Jakarta Pusat menyatakan pailit atas perusahaan salah satu brand teh yang sudah sangat melekat di masyarakat, yakni Teh Sariwangi.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari putusan perdamaian atau homologasi dari PT Bank ICBC Indonesia terhadap PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung yang dibatalkan. Alhasil, kedua perusahaan tersebut dinyatakan pailit.

Melalui Kuasa hukum ICBC Swandy Halim dari Kantor Hukum Swandy Halim & Partners, pihak Sariwangi dan Indorub tidak menunaikan kewajibannya sesuai rencana perdamaian, dan akhirnya pihak dari Bank ICBC mengajukan gugatan untuk membatalkan homologasi tersebut.

Diketahui juga bahwa pihak dari Sariwangi Agricultural tidak pernah membayar dan datang dalam persidangan. Untuk rencana kasasi yang akan dilakukan oleh pihak Indorub, Swandy mengatakan silakan saja, tapi Indorub mau melakukan perdamaian pada pihak yang mana.

Menanggapi situasi tersebut, PT Unilever Indonesia Tbk, selaku pemegang brand Sariwangi menegaskan bahwa teh tersebut tetap ada. "Unilever tetap memproduksi SariWangi, sehingga masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati teh SariWangi," demikian seperti dikutip dari akun Facebook Unilever.

Sariwangi merupakan merek lokal Indonesia yang diperkenalkan pada tahun 1973 dalam format teh celup – suatu cara modern untuk minum teh yang berbeda dengan teh tubruk. SariWangi hadir sebagai merek teh celup yang berkomitmen untuk menginspirasi keluarga Indonesia untuk terus menjaga kebersamaan dan kehangatan keluarga melalui komunikasi yang efektif.

Sariwangi telah berhasil meremajakan pasar teh Indonesia yang sempat mengalami kemerosotan. Segmen teh celup mengalami peningkatan pangsa pasar dalam beberapa tahun terakhir, khususnya karena dorongan konversi yang secara agresif dilakukan oleh Sariwangi untuk mengubah konsumsi teh tubruk ke teh celup.

Sumber : Okezone.com