Advertisement
Waduh, Tiket Kereta Api Reguler H-3 Hingga H-1 Lebaran Hanya Tersisa 30%
Antrean pemesan tiket kereta api di Stasiun Senen, Jakarta. (Bisnis/Abdullah Azzam)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO -- Lebaran masih tiga bulan lagi, namun pesanan tiket untuk arus mudik sudah ramai. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebagian besar tiket KA reguler angkutan Lebaran sudah terjual hingga Kamis (7/3/2019). PT KAI mengimbau masyarakat tidak membeli tiket kereta api secara dadakan.
PT KAI mulai melayani penjualan tiket untuk angkutan Lebaran, Senin (25/2/2019) dini hari. Penjualan tiket dibuka secara online melalui website resmi PT KAI dan KAI Access untuk pemberangkatan 90 hari kemudian.
Advertisement
Tiket kereta api H-3 hingga H-1 Lebaran dijual mulai 4 Maret. Pejabata Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan khusus kereta api reguler untuk perjalanan H-3 hingga H-1 Lebaran sudah terjual sekitar 70%.
"Jadi untuk yang reguler sudah sekitar 70% terjual. Tapi masih ada, nanti juga masih ada kereta tambahan," kata dia, Kamis (7/3/2019).
BACA JUGA
Tiket perjalanan H-10 Lebaran, dia menyebutkan belum terlalu banyak terjual. "Biasanya orang akan memilih yang mendekati Lebaran," lanjut dia.
Eko berharap untuk keperluan Lebaran, masyarakat tidak memesan tiket terlalu mepet dengan waktu keberangkatan. "Pemesanan kami sarankan bisa secara online melalui KAI Access," terang dia.
Sebelumnya diberitakan puncak arus mudik diperkirakan terjadi Rabu, 29 Mei 2019 atau H-7 Lebaran. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada Minggu, 9 Juni 2019 atau H+3 Lebaran dengan memperhatikan hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.
Selama Lebaran 2019, PT KAI akan mengoperasikan 356 rangkaian kereta api reguler dan 50 kereta api tambahan atau total 406 kereta api. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 3% dibanding tahun sebelumnya yang hanya 393 rangkaian kereta api.
Sementara itu, Kepala Stasiun Balapan, Suharyanto, mengatakan untuk pembelian tiket untuk Lebaran biasanya lebih banyak diakses secara online. "Jadi kalau melalui stasiun langsung tidak banyak. Kebanyakan dilakukan secara online," kata dia, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemkot Jogja Siapkan Aglomerasi Giwangan untuk Hidupkan Selatan Kota
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Aset Perbankan DIY Capai Rp116,7 Triliun, OJK Soroti Penipuan Digital
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Pegadaian Catat Perubahan Hari Ini
- Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp72.500 per Kg
- Harga Emas Antam Naik Rp30 Ribu, Kini Tembus Rp2,92 Juta per Gram
- BPS DIY Siapkan 3.000 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 Mulai Mei
- Trump Teken Tarif Baru untuk Negara Terkait Iran
- Bank BPD DIY-BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Kanal Iuran Terintegrasi
Advertisement
Advertisement



