Advertisement
Didesak Turunkan Harga Tiket, Garuda Indonesia Sebut Tak Semua Rute Bisa Murah
Ilustrasi - Calon penumpang pesawat udara, berada di konter check in, Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatra Barat, Kamis (24/1/2019). - ANTARA/Iggoy el Fitra
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk., induk usaha Citilink Indonesia, menilai kebijakan pemerintah yang meminta maskapai layanan minimum untuk menurunkan harga tiket pesawat pada rute dan jadwal penerbangan tertentu dinilai lebih adil.
VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan juga mengapresiasi keputusan pemerintah yang menginstruksikan pemangku kepentingan (stakeholder) lain untuk ikut menurunkan biaya layanannya.
Advertisement
"[Penurunan harga tiket] ini usaha bersama, jadi tidak hanya maskapai yang menanggung beban sendiri," kata Ikhsan, Kamis (20/6/2019).
Dia menambahkan, penurunan harga tiket pada rute dan jam tertentu cukup adil bagi maskapai karena tidak semua rute memiliki tingkat keterisian yang bagus. Maskapai bisa melakukan subsidi pada rute tertentu, sehingga harga bisa lebih terjangkau.
BACA JUGA
Ikhsan menjelaskan, tidak semua rute yang dibuka maskapai bisa menguntungkan. Adapun, setiap rute memiliki karakteristik pasar masing-masing, sehingga tidak semua dijual dengan harga rendah.
Karakteristik tersebut, lanjutnya, terdiri atas kemampuan daya beli masyarakat dan ketersediaan moda transportasi lain. Rute dengan karakteristik tersebut misalnya adalah intra Jawa yang memiliki moda transportasi lain seperti bus dan kereta yang tidak kalah nyaman.
"Pada rute lain yang moda transportasinya hanya pesawat, itu yang perlu mendapatkan harga terjangkau," ujarnya.
Secara terpisah, CEO AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan merasa tidak perlu melakukan penurunan harga tiket kembali. Harga tiket maskapai LCC tersebut diklaim sudah cukup terjangkau.
"Harga kami nggak pernah mahal kok, coba cek saja ke masyarakat. Justru kami sering mengadakan promo," kata Dendy.
Beberapa waktu lalu, AirAsia mengadakan promo harga tiket rute internasional maupun domestik yang diklaim mencapai 5 juta kursi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
- Forbes April 2026: Kekayaan Elon Musk Tembus Rp13.746 Triliun
- Rahasia Kongo Gumi Bertahan 1.400 Tahun Lebih
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Hari Ini 7 April, Cek Jamnya
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Avtur Mahal, Biaya Tambahan Tiket Pesawat Naik, Ini Dampaknya
- Program Bedah Rumah Diperluas Tahun Ini Jangkau Seluruh Daerah
- Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
- Nasib BBM Nonsubsidi Belum Pasti, Harga Sekarang Hanya Sementara
- Lonjakan Harga Plastik Tekan UMKM Makanan Minuman di DIY
- Utang Pinjol Tembus Rp100 Triliun Waspada Risiko Kredit Meningkat
- Indonesia Buka Opsi Impor Minyak dari Rusia untuk Amankan BBM
Advertisement
Advertisement





