Jemaah Haji Asal Solo Jalani Amputasi di Makkah karena Diabetes
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Ilustrasi perumahan berskema FLPP (Rachman/JIBI/Bisnis)
Harianjogja.com, JOGJA—PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menggandeng Grab Indonesia untuk memberikan akses kredit pemilikan rumah (KPR) bagi mitra pengemudi perusahaan layanan transportasi tersebut. Upaya ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan driver.
Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menjelaskan kerja sama dengan Grab tersebut merupakan bentuk dukungan perseroan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Perumahan Berbasis Komunitas, khususnya bagi sektor pekerja informal yang berpenghasilan tidak tetap.
Program KPR SMF–Grab disalurkan melalui perusahaan pembiayaan yang bekerja sama degan SMF, yakni PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (Reliance Multifinance) dan PT Batavia Prosperindo Finance Tbk. (BPFI).
Ananta menjelaskan program tersebut telah berlangsung dalam beberapa bulan. Hingga Oktober 2019, terdapat lebih dari 400 orang mitra pengemudi yang mengajukan aplikasi dan 52 orang di antaranya mendapatkan persetujuan KPR. "Kami akan evaluasi jalannya bagaimana, pembayaran lancar atau tidak, dari sisi produknya bagaimana, apakah perlu [proses] ada yang dipercepat atau tidak," ujar Ananta dalam gelaran Media Gathering SMF, Jumat (15/11) di Jogja.
Dia pun menjelaskan terdapat kemungkinan pihaknya menambah jumlah mitra perusahaan multifinance untuk program tersebut seiring evaluasi yang akan dilakukan. Saat ini, pihaknya baru berencana untuk menambah kerja sama dengan satu perusahaan.
Menurut Ananta, perusahaan multifinance memerlukan contoh terlebih dahulu bagaimana proses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap dan dapat menguntungkan secara bisnis. Maka, program KPR SMF–Grab tersebut menurutnya akan menjadi percontohan.
Ananta pun menjelaskan masyakarat yang tidak berpenghasilan tetap kerap kesulitan dalam mengajukan permohonan KPR karena tidak adanya keterangan resmi atas penghasilannya dalam periode tertentu. Padahal, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka mampu secara finansial.
Dia pun berharap bahwa ke depannya portofolio penyaluran KPR akan bergeser menjadi melalui multifinance. "Walapun bunganya satu persen-dua persen lebih mahal tapi lebih fleksibel dan cepat prosesnya," ujar dia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.
PEVS 2026 berlangsung 29 Oktober–1 November di JIExpo Kemayoran dengan 38 peserta, termasuk merek mobil dan motor listrik.
Bakom RI membuka ruang kritik terhadap program MBG. Pemerintah menguji konsep prasmanan di 66 SPPG di 10 provinsi untuk memperbaiki layanan.
BPOB mendampingi pelaku usaha desa penyangga Borobudur memperkuat identitas produk, storytelling, branding, dan pemasaran digital.