Saat Libur, Tes Deteksi Covid-19 Penumpang Kereta Api Hanya Berlaku 1x24 Jam

Saat Libur, Tes Deteksi Covid-19 Penumpang Kereta Api Hanya Berlaku 1x24 JamIlustrasi. - Bisnis/Himawan L Nugraha
09 Maret 2021 15:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Libur Isra Mi’raj dan Libur Hari Raya Nyepi masa berlaku hasil tes PCR, GeNose, tes Antigen untuk penumpang Kereta Api hanya berlaku 1x24 jam dari tanggal pemeriksaan.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6, Supriyanto mengatakan tes untuk deteksi Covid-19 tersebut hanya berlaku 1x24 jam pada keberangkatan Kamis (11/3/2021) dan Minggu (14/3/2021). “Untuk hari lainnya, berlaku 3x24 jam,” ucap Supriyanto, Selasa (9/3/2021).

Supriyanto mengatakan kebijakan tersebut mengacu SE Nomor 7/2021 Satgas Covid-19 dan SE Nomor 20/2021 Kementerian Perhubungan. Dia mengatakan untuk tes, KAI Daop 6 Yogyakarta menyiapkan lokasi pemeriksaan Rapid test antigen khusus pelanggan KA jarak jauh di stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Purwosari dan Solobalapan dengan tarif Rp105.000. Sedangkan pemeriksaan GeNose disediakan di stasiun Yogyakarta dan Solobalapan dengan tarif Rp20.000.

BACA JUGA: Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang - Demak Bermasalah

Dia mengatakan untuk masa libur ini PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta kembali mengoperasikan beberapa KA favorit masyarakat untuk melayani kebutuhan pelanggan KA yang akan bepergian ke berbagai kota tujuan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Beberapa KA unggulan Daop 6 Yogyakarta yang akan kembali dijalankan antara lain KA Taksaka Yogyakarta - Gambir, KA Argo Lawu Fakultatif Solobalapan - Gambir, KA Senja Utama Yogyakarta Yogyakarta - Pasarsenen, KA Senja Utama Solo Solobalapan - Pasarsenen, KA Progo Lempuyangan - Pasarsenen, KA Sancaka Yogyakarta - Surabaya Gubeng, dan KA Mutiara Timur Yogyakarta - Ketapang.

Pada perjalannya, beberapa KA tersebut untuk sementara hanya beroperasi pada tanggal-tanggal tertentu sembari dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan. Supriyanto juga menambahkan bahwa pengoperasian kembali KA ini tetap diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api.