Advertisement
Ini Cara Jitu Bangkit dari Kegagalan Bisnis

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Untuk pemilik usaha kecil, kegagalan bukanlah pilihan, itu kenyataan. Pun bagi pebisnis besar.
Umumnya, pebisnis pernah gagal dalam membangun bisnisnya sebelum sukses. Karena itulah ada istilah sukses adalah kegagalan yang tertunda.
Advertisement
Manny Henson, perencana keuangan bersertifikat dan pendiri serta presiden Gamma Wealth Management yang berbasis di Maryland mengatakan, ada cara agar Anda segera bangkit dari kegagalan bisnis Anda.
Berikut daftarnya seperti dilansir dari economictimes :
1. PEDULI DIRI SENDIRI
Setelah Anda menutup bisnis, luangkan waktu untuk merawat diri sendiri.
Kegagalan bisnis dapat terasa seperti kematian seorang teman, kata Penny Pompei, yang melatih pemilik usaha kecil di area Palm Beach, Florida, dan merupakan mentor SCORE bersertifikat. Tidak apa-apa untuk berduka atas kehilangan.
Sebelum Anda menyelidiki apa yang terjadi, "Berhenti dan bernapaslah," kata Pompei. "Anda hanya harus bisa mendekompresi dan memberi diri Anda izin dan waktu untuk berkabung."
2. TEMUKAN APA YANG SALAH
Setelah Anda siap untuk melihat kembali bisnis Anda, kumpulkan pemangku kepentingan tepercaya seperti pelanggan, mitra, karyawan kunci, investor, atau penyandang dana untuk mengetahui penyebab kegagalan.
Untuk memulai, tanyakan: "Apa risiko yang kita lewatkan?"
Sebagai investor atau saat mempresentasikan rencana bisnis, fokuslah pada mitigasi risiko yang dihadapi bisnis di lima bidang:
* Memastikan Anda memiliki produk yang benar-benar diinginkan pelanggan.
* Menciptakan produk berkualitas tinggi.
* Memiliki anggota tim yang tepat yang dapat mengeksekusi dengan baik.
* Merancang model bisnis yang tepat dan mengamankan pembiayaan yang memadai.
* Mengatasi rintangan hukum atau peraturan.
3. LAKUKAN HAL-HAL BERBEDA BERIKUTNYA
Pompei mengatakan banyak pengusaha yang mengalami kegagalan bisnis akan mencoba lagi. Sebelum Anda meluncurkan usaha baru, katanya, pastikan rencana bisnis Anda mencakup rencana keluar yang menentukan apa yang akan memicu penutupan atau penjualan bisnis sehingga Anda melindungi keuangan pribadi Anda..
"Ini bisa terkait waktu, bisa terkait uang, bisa juga terkait usia,'' kata Pompei. "Itu hanya bagian penting dari teka-teki.''
Pastikan Anda dan keluarga siap secara emosional, fisik, dan finansial untuk mencoba berwirausaha lagi, kata Coopersmith. Jika ya, ia merekomendasikan untuk menemukan sekelompok teman sebaya yang dapat berbagi tantangan, sumber daya, dan saran di sepanjang jalan.
Pikirkan secara kritis tentang tim terakhir Anda dan tanyakan kembali orang-orang yang ingin Anda ajak bekerja sama lagi..
Akhirnya, jangan takut gagal -itu adalah bagian dari setiap bisnis dalam beberapa hal, bahkan bisnis yang tidak bangkrut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ini Upaya OJK DIY Tekan Gap Literasi dan Inklusi Keuangan yang Masih Lebar
- Setoran Dividen BUMN untuk APBN Dialihkan ke Danantara, Kementerian Keuangan Putar Otak
- Nilai Investasi Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia Tembus Rp15,1 Triliun
- Asosiasi E-Commerce Diajak untuk Mencegah Perdagangan Ilegal Satwa Liar
- Serapan Tenaga Kerja DIY Capai 34.950 Orang dalam Setahun
Advertisement

Kulonprogo Tunggu Juknis Terkait Transmigrasi Pola Baru, Syaratnya Wajib Ikut Komcad TNI
Advertisement

Amerika Serikat Keluarkan Peringatan Perjalanan untuk Warganya ke Indonesia, Hati-Hati Terorisme dan Bencana Alam
Advertisement
Berita Populer
- Tenaga Kerja 1,6 Juta Orang Diprediksi Bisa Terserap ke Koperasi Merah Putih
- Distribusi LPG 3 Kg Bakal Diawasi Badan Khusus
- Wakil Menteri Koperasi Tuding IMF Jadi Penyebab Tumbangnya Koperasi Unit Desa
- Pertumbuhan Kredit dan Tabungan di Bank Syariah Melambat
- Harga Bahan Pangan Hari Ini Minggu 11 Mei 2025, Bawang Merah Rp39 Ribu hingga Cabai Rpp51 Ribu
Advertisement