Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Pengunjung melihat produk dan berbincang dengan peserta pameran dalam ajang Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (Jiffina) 2019 yang berlangsung di Jogja Expo Center, Bantul, Rabu (13/3). / JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA– Isu resesi global pada 2023 diharapkan tidak ikut memengaruhi aktivitas ekspor produk kerajinan dan furnitur asal DIY. Pemerintah juga akan mencari pangsa pasar lain untuk menyiasati krisis global yang terjadi saat ini.
Ketua Asmindo DIY Timbul Raharjo mengatakan isu krisis global belum memengaruhi kegiatan ekspor barang-barang kerajinan dan furnitur asal DIY. Aktifitas ekspor pada sektor ini masih berjalan seperti biasa hingga saat ini. Beberapa negara tujuan ekspor baik di Eropa maupun Amerika masih menerima ekspor furnitur dari DIY.
"Kegiatan ekspor masih berjalan meski terjadi resesi global. Kalaupun ada pengaruhnya, hanya sedikit. Misalnya ke Jerman dan Amerika, sedikit ada konstraksi. Amerika turun paling sekitar 5 persen, tidak terlalu signifikan," katanya di sela kegiatan launching Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (Jiffina) 2023 di JEC, Selasa (26/1/2023).
Selain masih menyasar pasar Eropa dan Amerika, kata Timbul, ekspor furniture asal DIY juga menyasar pasar-pasar baru seperti India dan Timur Tengah. "Termasuk juga (pengiriman) ke Korea. Di Eropa tidak semua negara terkena imbas resesi. Masih oke. Ya mudah-mudahan isu resesi global tidak terlalu berpengaruh hingga akhir tahun nanti," katanya.
Pameran ketujuh JIFFINA yang digelar pada 11-14 Maret mendatang, lanjut Timbul, diharapkan dapat ikut membantu penjualan barang-barang kerajinan dan furnitur dari DIY. Untuk diketahui, transaksi penjualan kegiatan JIFFINA pada Agustus 2022 lalu bisa mencapai US24 juta.
Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan kepastian adanya pesanan barang-barang ekspor asal DIY tercatat hingga Mei nanti. Saat ini, pemerintah berupaya membuka pasar baru ke sejumlah negara lainnya. "Kami berharap setelah Mei ada order kembali. Kami cari pangsa pasar lain. Kalau sebelumnya pangsa pasar terbesad ekspor Amerika, kami saat ini melirik pasar Timur Tengah," katanya.
Syam beralasan, pasar Timur Tengah menjadi sasaran ekspor karena saat ini di wilayah tersebut sedang gencar untuk membangun hotel sehingga membutuhkan furnitur dari negara lain. Alasan lainnya, dukungan keikutsertaan pelaku usaha untuk kegiatan pameran internasional.
BACA JUGA: Terduga Teroris Ditangkap di Sleman, Kemenag Imbau Beragama dengan Lebih Moderat
"Kami berikan dukungan keikutsertaan pelaku IKM yang siap ekspor untuk mengikuti pameran internasional. Ada sekitar 20% dari 95.000 pelaku IKM untuk semua produk yang masuk kategori siap ekspor di DIY," katanya.
Selain ekspor, lanjutnya, pemerintah juga mendorong perluasan pasar domestik agar masyarakat bangga dengan produk dalam negeri. "Ini sejumlah langkah yang kami lakukan untuk mengantisipasi isu resesi global. Jadi pemerintah tidak tinggal diam saja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.