Advertisement
Panen Padi Masih Minim, Ini Update Harga Beras DIY

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat harga Gabah Kering Panen (GKP) pada Desember 2023 mulai turun dampak dari adanya panen di Kulonprogo dan Bantul.
Menanggapi hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyampaikan panen padi saat ini masih relatif kecil atau minim. Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menyampaikan data harga beras sejak 2 - 5 Januari 2024 untuk beras premium masih di posisi yang sama Rp13.606 per kg dan beras medium Rp12.750 per kg.
Advertisement
BACA JUGA : 1.068,6 Hektare Lahan Pertanian di Sleman Terancam Gagal Panen
"Panen padi saat ini masih relatif kecil dibandingkan luasan total lahan sawah yang ada," ucapnya, Senin (8/01/2024).
Menurutnya petani yang panen saat ini adalah petani yang beririgasi secara teknis. Sementara mayoritas petani mengandalkan tanah hujan. "Mayoritas masih mengandalkan tadah hujan, saat ini rata-rata petani baru mulai tanam," katanya.
Sebelumnya Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan harga gabah Desember 2023 secara bulanan atau (month-to-month/mtm) untuk GKP turun di tingkat petani 3,25% menjadi Rp6.655 per kg dan GKP di tingkat penggilingan turun 3,27% menjadi Rp6.708,33 per kg.
"Kualitas GKP [turun] karena mulai ada yang panen. Terjadi penurunan pada tingkat petani rata-rata penurunan 3,25 persen pada tingkat penggilingan rata-rata penurunan 3,27 persen," paparnya.
Diharapkan dengan mulai adanya panen di akhir tahun diharapkan pada awal tahun mulai Januari 2024 inflasi mulai turun. "Ada wilayah-wilayah yang secara pengairan memadai tanam padi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Pengamat: Rupiah Melemah Karena Perang Dagang AS
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Okupansi Hotel di DIY Turun 20% Dibandingkan Lebaran Tahun Lalu
- Hari Ketiga Lebaran, 40 Ribu Lebih penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta
- Perdana Menteri Kanada Sebut Kebijakan Tarif Trump Bakal Ubah Fundamental Perdagangan Global
- Kebijakan Tarif Donald Trump Bisa Memicu Resesi Ekonomi di Indonesia
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- IHSG Sempat Anjlok, BEI DIY Sebut Tak Turunkan Minat Investasi
- Jaga Stabilitas Harga, Disperindag DIY Gelar Pasar Murah 6 Kali Selama Ramadan 2025
Advertisement
Advertisement