Selamat, 2 Nasabah Bank Bapas 69 Raih Hadiah Mobil

Selamat, 2 Nasabah Bank Bapas 69 Raih Hadiah MobilPenyanyi Didi Kempot menghibur peserta Jalan Sehat dan Pengundian Hadiah Bank Bapas 69 Magelang di Lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/3)./ Ist - Bank Bapas 69 Magelang
25 Maret 2019 07:27 WIB Nina Atmasari Ekbis Share :

Harianjogja.com, MAGELANG—Dua Nasabah Bank Bapas 69 Magelang berhasil memenangkan masing-masing satu unit mobil dalam pengundian hadiah tabungan bank tersebut, di Lapangan drh. Soepardi Kota Mungkid Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (24/3).

Pemenang tersebut yakni Supiyantinah dari Kantor Pelayanan Kas (KPK) Bandongan dan Budi Hartati dari KPK Tempuran. Mereka mendapatkan mobil Daihatsu Ayla. Selain mobil, juga dilakukan pengundian hadiah 12 unit sepeda motor dan berbagai hadiah lain.

Sebelum dilakukan pengundian tersebut, Bank Bapas 69 juga menggelar jalan sehat yang dimeriahkan oleh Didi Kempot. Kegiatan ini diikuti lebih dari 14.000 peserta. "Jumlah peserta ini terbesar dari yang pernah kami selenggarakan sebelumnya," kata Direktur Utama Bank Bapas 69 Magelang, Teguh Wiharso, dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, ia melaporkan kinerja bank milik Pemerintah Kabupaten Magelang tersebut hingga posisi 31 Desember 2018 telah diaudit akuntan Publik. Teguh menyebutkan total aktiva atau aset perusahaan mencapai Rp1,020 triliun dengan dana dari pihak ketiga Rp859,4 miliar. Jumlah nasabah sebanyak 158.519 nasabah dengan rincian tabungan 131.006 nasabah,  deposito berjangka 5.091 nasabah dan kredit 22.422 nasabah.

Khusus tabungan Simpanan Pelajar, dari dana pihak ketiga telah mencapai Rp17,1 miliar dengan jumlah nasabah 18.831 pelajar. "Angka ini meningkat sebesar 54,42% dibanding periode yang sama tahun 2017 yang baru sebesar Rp11,10 miliar," kata Teguh.

Berdasarkan hasil audit akuntan publik yang menilai tingkat kesehatan bank melalui penilaian terhadap capital, aktiva produktif, manajemen, rentabilitas dan likuiditas, Bank Bapas 69 mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian, yang dari sisi penilaian perbankan dikategorikan sangat sehat.

Posisi loan to deposit ratio (LDR) berada di kisaran 76,31%. Posisi baki debet (OSC) sejumlah Rp752,37 miliar dengan jumlah nasabah 22.422 yang terdiri kredit multiguna dan kredit umum/UMKM.

"Untuk kredit bermasalah atau NPL nett hanya 0,80 persen, yang artinya secara umum pengembalian kredit dari nasabah kami amat lancar," tambahnya.

Hingga akhir tahun lalu, laba sebelum pajak mencapai Rp38,79 miliar atau meningkat 10,36% dibanding periode yang sama (31 Desember 2017) yang sebesar Rp35,14 miliar.

Dari laba 2018, Bank Bapas 69 dapat memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kabupaten Magelang berupa setoran pendapatan asli daerah(PAD) pada 2019 ini sebesar Rp15,88 miliar. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2018 yang berjumlah Rp13,11 miliar.

Jumlah setoran ini, katanya, dalam beberapa tahun terakhir merupakan yang paling besar dibandingkan dengan BPR milik pemerintah daerah yang lain di seluruh Indonesia.

"Angka ini memang kecil dibandingkan dengan APBD Kabupaten Magelang yang sebesar Rp2,3 triliun tetapi ada pinjaman jangka pendek yang mendongkrak perputaran dana di masyarakat," katanya.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin dalam sambutannya mengaku bangga dengan kinerja Bank Bapas 69 yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia mengumpamakan semangat kinerja tersebut dengan perjalanan bangsa Indonesia.

Di masa sejarah, ada zaman sejumlah kerajaan di abad-abad lalu yang menggambarkan semangat membentuk sebuah dinasti. Selanjutnya, di zaman kemerdekaan pada pertengahan abad lalu, ada semangat para pejuang untuk merebut kemerdekaan. "Saat ini, kita di masa setelah kemerdekaan, yang menjadi zaman untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa," katanya.

Ia mengajak warga dan semua stakeholder di Kabupaten Magelang untuk bekerja dan mendukung pembangunan, yang akan digunakan untuk generasi penerus nanti. "Mari bekerja dengan cinta," katanya.