Advertisement
Saham Emiten BUMN Karya Menghijau Setelah Putusan MK
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meresikan 10 SPBU baru di sepanjangn Tol Trans-Jawa. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pergerakan saham emiten kontraktor dan infrastruktur pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara karya mengawali perdagangan, Jumat (28/6/2019), di teritori positif.
Mahkamah Konstitusi menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pemilihan Presiden 2019 yang diajukan oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Keputusan itu disampaikan, Kamis (27/6/2019) malam.
Advertisement
Berdasarkan pantauan melalui Bloomberg, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT PP (Persero) Tbk., PT Adhi Karya (Persero) Tbk., dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengawali perdagangan, Jumat (28/6/2019) dengan penguatan harga.
Waskita Karya misalnya, mengawali perdagangan dengan menguat 30 poin ke level Rp2.030. Saham emiten bersandi WSKT itu diperdagangkan dengan price earning ratio (PER) 9,53 kali.
BACA JUGA
Selanjutnya, saham Wijaya Karya juga mengawali perdagangan dengan menguat 30 poin ke level Rp2.450. Emiten berkode saham WIKA itu diperdagangkan dengan PER 19,21 kali.
Tidak ketinggalan, saham PP juga dibuka menguat 20 poin ke level Rp2.250 pada sesi pembukaan perdagangan. Saham emiten bersandi PTPP itu diperdagangkan dengan PER 19,65 kali.
Kontraktor pelat merah lainnya, Adhi Karya, mengawali perdagangan dengan menguat 5 poin ke level Rp1.700. Emiten berkode saham ADHI itu diperdagangkan dengan PER 19,94 kali.
Adapun, saham perseroan tol milik negara, Jasa Marga, langsung melesat 50 poin ke level Rp5.775 pada sesi pembukaa perdagangan. Saham emiten bersandi JSMR itu diperdagangkan dengan PER 17,86 kali.
Sebelumnya, analis Kresna Sekuritas Andreas Kristo Saragih menilai perolehan kontrak baru emiten kontraktor pelat merah masih terbilang soft pada semester I/2019. Hal itu disebabkan tingginya ketidakpastian, khususnya politik.
Kendati demikian, lanjut dia, seiring dengan rampungnya pemilihan presiden 2019 beserta sengketanya, akan mendorong banyaknya investasi yang masuk. “Saya masih optimistis untuk kinerja keuangan [emiten BUMN karya] semester I/2019],” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Manipulasi Saham IMPC, OJK Denda Pelaku Rp5,7 Miliar
- Hotel Tentrem Jogja Sajikan Menu Khas Banjarmasin saat Ramadan
- Produk Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, API DIY Soroti Tantangan
- Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump, Dampak Meluas
- Putusan MA Batasi Wewenang, Trump Terapkan Tarif Global Baru 10 Persen
- Harga Emas Antam Melonjak Tajam, Tembus Rp3 Juta per Gram
- Ekspor DIY Desember 2025 Turun, Industri Pengolahan Tertekan
Advertisement
Advertisement








