Land of Leisure Siap Pamerkan Produk Kreatif Anak Muda Berbagai Segmen

Land of Leisure Siap Pamerkan Produk Kreatif Anak Muda Berbagai SegmenManaging Director Plaza Ambarrukmo Harris Susanto memaparkan tentang penyelenggaraan Land of Leisure 2018 yabg akan diselenggarakan 12-14 Oktober 2018 mendatang dalam jumpa pers di Grand Ambarrukmo Yogyakarta, Jumat (28/9/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
29 September 2018 07:37 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Plaza Ambarrukmo kembali akan menghadirkan Land of Leisure (LOL) 2018 pada 12-14 Oktober 2018 yang merupakan ajang untuk mewadahi produk dan kreativitas para pelaku industri kreatif. Event tahunan ini merupakan ajang untuk mengakomodir produk kreatif anak muda dalam bentuk creative market yang akan menghadirkan 99 tenant dari berbagai segmen usaha.

Managing Director Plaza Ambarrukmo Harris Susanto mengungkapkan perkembangan teknologi digital terus tumbuh pesat. Bahkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir anak muda telah menjadi poros pergerakan di berbagai bidang.

“Sejak kami menghadirkan LOL pada 2016 lalu, awalnya kami ingin memberikan apresiasi terhadap bentuk dan karya kreativitas anak muda melalui kegiatan bazaar. Misi kami saat itu adalah ingin membawa tren pergerakan anak muda Indonesia ke Jogja,” ujar Harris dalam jumpa pers Land of Leisure 2018 di Grand Ambarrukmo Hotel Jogja, Jumat (28/9).

Pada penyelenggaraan kedua dari acara ini, ternyata sambutan masyarakat hingga para pelaku industri kreatif ini terus meningkat. Bahkan, kata Harris, banyak komunitas di Jogja yang terinspirasi dengan adanya Land of Leisure.

Harris menambahkan pada penyelenggaraan ketiga LOL, Plaza Ambarrukmo mencoba menghadirkan sesuatu yang berbeda. Kendati konten utama dari event ini masih akan membawa creative market untuk mengekspose kreativitas produk anak muda.

“Jogja sendiri sudah menjadi satu wadah seni terbesar di Indonesia. Sehingga kali ini, kami mencoba untuk menonjolkan salah satunya yakni dari musik, yang mana event ini akan menghadirkan musisi internasional asal New Zealand,” jelas Harris.

Creative Director Land of Leisure Jogja Rivan Hamdani menambahkan acara ini akan menghadirkan 99 tenant yang terdiri dari 61 tenant fesyen dan lifestyle dan 38 tenant makanan dan minuman baik skala lokal maupun nasional. Terbagi menjadi tiga lokasi yakni Atrium Plaza Ambarrukmo, Rooftop Plaza Ambarrukmo dan Alun-alun Ambarrukmo.

Rivan menambahkan setiap tahun penyelenggaraan Land of Leisure berhasil menarik perhatian anak muda. Menjelang LOL 2018, tampak peningkatan partisipan yang ingin memeriahkan acara ini. Dibandingkan penyelenggaran pertama yang sebagian besar diikuti oleh tenant asal luar Jogja, kini jumlah tenant asal kota ini mulai mengalami peningkatan.

“Jumlah tenant yang mendaftar lebih dari 300 tenant, dan sebagian besar dari Jogja sudah banyak yang antusias untuk ikut serta. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, pelaku industri kreatif di Jogja yang nanti tampil di LOL 2018 ada kurang lebih 40 persen,” ungkap Rivan.

Hadirnya musisi indie asal New Zealand, kata Rivan, menjadi daya tarik yang berbeda pada LOL kali ini. Fazerdaze, grup musik asal New Zealand ini merupakan musisi yang sudah cukup dikenal luas di Indonesia. Rivan memaparkan dengan mendatangkan musisi internasional ini diharapkan dapat memberikan citra positif bagi Jogja.

“Melalui musisi internasional ini, kami ingin memperkenalkan Jogja. Kota ini memiliki seni, budaya dan kreativitas anak muda serta potensi lain yang cukup kuat. Maka dari itu, kami ingin Jogja bisa menjadi highlight dan lebih disorot,” jelas Rivan.