Advertisement
Penumpang Kereta Tak Naik Signifikan
Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Felix Jody Kinarwan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 menilai tidak ada peningkatan okupansi signifikan memasuki libur Iduladha.
“Jumlah penumpang biasa saja, tidak terlalu signifikan, karena jatuhnya pas akhir pekan juga kan. Biasanya juga ramai kalau akhir pekan,” ujar ZKepala Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto, Minggu (11/8).
Advertisement
Eko mengungkapkan belum mengetahui data secara pasti berapa jumlah penumpang pada libur kali ini. “Jika ada peningkatan ditaksir hanya sekitar dua persen-empat persen,” katanya.
Ia mengungkapkan PT KAI juga terus berupaya untuk meningkatkan minat masyarakat terutama anak muda untuk mengenal PT KAI dan segala fasilitas yang diberikan dengan turnamen eSports, KAI eSports Exhibition, Goes To Jogja, di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (10/8) – Minggu (11/8).
BACA JUGA
Dipilihnya kota Jogja untuk turnamen ini, karena Jogja menjadi kota pelajar dimana banyak anak muda yang tinggal, termasuk sebagai kota wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.
Dua gim yang diperlombakan pada ajang yang pertamakali digelar PT KAI meliputi Mobile Legends dan Garena Free Fire. Pemenang turnamen ini akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mewakili Jogja dan bertanding di ajang UniPin City League. KAI eSports dan UniPin City League masuk dalam agenda South East Asia Cyber Arena (SEACA) yang memiliki total hadiah hingga Rp200 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
Advertisement
WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Senin 23 Februari Naik Rp16.000 per Gram
- Uang Beredar M2 Januari 2026 Tembus Rp10.117,8 Triliun
- APBN Januari 2026 Defisit Rp54,6 Triliun
- Menkeu Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan
- Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Masih Sulit Tercapai
- Tarif Trump Dibatalkan, Pemerintah AS Tegaskan Perjanjian Dagang Tetap
- MUI Ingatkan Risiko Jika Produk AS Dikecualikan dari Label Halal
Advertisement
Advertisement








