GM LYNN HOTEL BY HORISON : Terdidik Mandiri Sejak Kecil

GM LYNN HOTEL BY HORISON : Terdidik Mandiri Sejak KecilGM Lynn Hotel By Horison, Echy Martinez./ Ist. - Lynn Hotel By Horison
24 September 2019 10:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Terbiasa mandiri sejak duduk di bangku Sekolah Dasar menjadi bekal yang kuat bagi perempuan yang saat ini menjadi General Manager Lynn Hotel By Horison, Echy Martinez. Sejumlah karier pun pernah ia jajal. Saat ini, dia ingin mengembangkan Lynn Hotel.   

Echy teringat semasa duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), tepatnya saat teman-temannya asyik bermain ia memilih untuk menawarkan diri menjaga kantin di sekolah. Dari situ ia mulai belajar mencari uang di luar pemberian dari orang tua. Kemandiriannya ini mungkin juga dilatarbelakangi didikan sang ayah yang bekerja sebagai jaksa, yakni disiplin.

Seiring waktu berjalan, berbagai pekerjaan pun pernah dijalani Echy. Mulai dari penyiar radio, pegawai bank dan model pernah dijalani. Khusus untuk model, pekerjaan ini masih dilakoninya hingga sekarang. Menurut dia, awal karier sebagai model dimulai saat mengikuti berbagai fashion show. Hingga berbagai endorsement pun diterimanya. “Memang sudah didik mandiri dari dulu sama Ayah, tidak dimanjakan,” kata Echy.

Perempuan yang pernah bekerja di salah satu hotel di Lampung itu mengatakan jika mendapat tawaran endorse, dia berupaya mengaitkan antara model dan hotel. Upaya ini ditempuhnya agar kedua bidang yang ditempuh sama-sama dapat dipromosikan. Saat ini,  Echy memilih vakum dulu dari dunia modelling. Maklum, dia baru saja pindah ke Lynn dua pekan lalu sehingga ingin fokus pada dunia ini. 

Berkarier di Hotel

Perempuan berambut panjang ini mengaku sempat berkarier di perbankan selama empat tahun. Singkat cerita, profesi itu dilepaskan dan mencoba peruntungan sebagai sales executive di sebuah hotel. Di bidang pekerjaan inilah ia menuturkan mendapat banyak pengalaman berharga, termasuk belajar sebagai seorang public relations yang dituntut menguasai dagang-elektronik (dagang-el) dan bidang yang lain.

Tak terasa satu dasawarsa dunia hospitality telah ditekuninya. Pekerjaan yang menuntutnya serba bisa pun mengantarkan Echy untuk menjadi general manager. “Kalau di hotel kita mikirnya dari kemarin, sekarang, dan besok. Berbeda dengan di bank,” ujar perempuan yang memiliki hobi nge-dance dan nge-gym itu.

Soal lingkungan kerja, dia mengaku tak memiliki masalah. Begitu pun saat dia datang ke Jogja. Justru Echy bersyukur dapat berkarya di kota yang dikenal dengan keramahannya ini.

Dalam menjalani karier, dia selalu ingat pesan ayahnya. Pertama soal bekerja dengan hati bukan karena terpaksa. Hal itulah yang coba diterapkan pada para karyawan di Lynn Hotel juga. “Saya ajarkan juga kerja dengan hati, ramah kerja baik. Menganggap tamu sebagai keluarga sehingga menghadirkan kenyamanan. Kedua, yang diajarkan oleh ayah saya adalah sedekah,” ujarnya. 

Semakin Baik

Diakui Echy, persaingan hotel di Jogja cukup ketat dengan ratusan hotel yang ada. Namun, ia optimistis akan membawa Lynn semakin baik dari waktu ke waktu. Perluasan segmen pun ingin ia capai. Anak muda yang saat ini belum banyak menginap di Lynn, ingin ia gapai dengan berbagai inovasi yang akan diberikan. “Harapannya Lynn hotel pilihan pertama di Jogja. Semakin lebih baik lagi lah pelan-pelan. Okupansi terus meningkat,” katanya.