Rumah Sakit Dalam Negeri Siap Bersaing

Rumah Sakit Dalam Negeri Siap BersaingGubernur DIY Sri Sultan HB X (kedua kanan) bersama Founder Lippo Group Mocthar Riady (kanan) melakukan hospital tour seusai meresmikan Rumah Sakit Siloam Yogyakarta di Jl. Solo, Sleman, Rabu (15 - 1). Peresmian Siloam Hospitals Yogyakarta menyediakan berbagai fasilitas seperti IGD 24 jam, laboratorium, farmasi ruang hemodialiasa, ruang operasi, ruang kemoterapi serta berbagai teknologi medis modern itu menjadi bentuk komitmen Siloam Hospitals Group dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jogja.
16 Januari 2020 08:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan rumah sakit di dalam negeri tidak kalah berkualitas dibanding dengan rumah sakit di luar negeri. Tenaga kesehatan maupun rumah sakit lokal pun selalu memperbarui ilmu hingga teknologi terkini untuk memberikan pelayanan terbaik. 

Sri Sultan HB X mengatakan seharusnya teknologi bukan lagi menjadi dalih berobat ke luar negeri, karena rumah sakit dalam negeri sudah memiliki alat-alat muktahir seperti di negara maju. “Demikian juga secara individual keahlian dokter spesialis tidak perlu diragukan kualitasnya. Yang perlu dibenahi kerja tim dalam semua komunitas dokter, para medis, dan penunjang medis,” katanya di acara peresmian Siloam Hospitals Yogyakarta, Rabu (15/1).

Pernyataan ini menjadi tantangan dokter, termasuk rumah sakit di dalam negeri untuk berbenah. Kendati demikian, Sultan berpandangan kurangnya komunikasi menjadi penyebab pasien Indonesia cenderung lebih percaya rumah sakit di Malaysia atau Singapura.

“Untuk menjawab itu setidaknya ada dua hal strategis yang perlu dilakukan. Pertama, meningkatkan kerja tim bagi bagian tata kelola good hospital governance. Misalnya, meningkatkan akses fasilitas BPJS serta mendorong rumah sakit peserta BPJS mengadaptasi sistem manajemen dengan standar pelayanan yang sama bagi setiap pasien di berbagai kelas,” katanya.

Kedua, dengan meningkatkan mutu layanan dan keahlian spesialis. Tentunya dengan mengedepankan kesehatan pasien. Apalagi, kata dia, ilmu kedokteran telah maju pesat. Konsekuensinya dokter harus terus memperbarui ilmunya, baik teori dan praktik kedokteran mutakhir.

Kota Wisata

Pendiri dan chairman Lippo Group, Mochtar Riady mengatakan DIY merupakan salah satu daerah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Karena itu, Siloam Hospitals berharap dapat membantu kebutuhan akan penanganan medis di DIY.

“Wisata tidak lepas fasilitas kesehatan. Kami berupaya partisipasi, kehadira Siloam akan membantu industri pariwisata di DIY. Semoga dengan kehadiran ini bermanfaat bagi semua penduduk,” kata Mochtar.

Sebagai bentuk dukungan Siloam Hospitals Group terhadap program pemerintah yang tercakup dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Siloam Hospitals Yogyakarta telah melayani pasien JKN Kesehatan sejak 10 Oktober 2019. “Pasien JKN yang ingin berobat ke Siloam Hospitals Yogyakarta silahkan melengkapi semua persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini diperlukan agar proses penanganan pasien bisa dilakukan dengan cepat,” kata CEO Siloam Hospitals Yogyakarta, Siti Nurtata Rizki.