Advertisement

ALSA CLCC 2022 Tingkatkan Keamanan dan Kemandirian Pangan DIY

Media Digital
Rabu, 30 November 2022 - 21:27 WIB
Arief Junianto
ALSA CLCC 2022 Tingkatkan Keamanan dan Kemandirian Pangan DIY Suasana saat digelarnya ALSA CLCC 2022. - Istimewa

Advertisement

JOGJA — Divisi Law Development dan External Affairs dari Asian Law Students' Local Chapter Universitas Gadjah Mada (ALSA LC UGM) kembali berkolaborasi dengan mengadakan kegiatan sosial ALSA Care and Legal Coaching Clinic (CLCC) 2022 pada 18–19 November 2022.

Acara yang digelar secara luring ini mengangkat judul Mewujudkan Keamanan Pangan dan Kemandirian Pangan Yogyakarta dengan menyasar lima kelompok wanita tani (KWT) asal desa Banjarharjo, yaitu KWT Pawon Gendis, KWT Sekarwangi, KWT Ayam Lestari, KWT Ngasem Mandiri, KWT Kalisentul.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Penyelenggaraan ALSA CLCC ini adalah bentuk implementasi salah satu dari empat pilar ALSA, yaitu Socially Responsible yang bertujuan membantu masyarakat DIY mengenai keamanan dan ketahanan pangan. Hal ini sesuai dengan tema besar yang diangkat oleh ALSA NC Indonesia Achieving Zero Hunger and Food Security.

Pemaparan materi mengenai perizinan pangan dilaksanakan pada hari pertama yaitu 18 November 2022. Legal event sebagai rangkaian dari kegiatan ALSA CLCC 2022 ini melangsungkan kegiatan gelar wicara bersama Yudi Susanto selaku Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Sertifikasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kulonprogo; Hayunindra Bayu Tantular selaku Analisis Pelayanan dan Pengaduan Dinas Penanaman Modal Satu Pintu; serta Wazan Mudzakir selaku Kepala Bidang Pangan dan penyuluhan Dinas dan Pangan Kulonprogo dengan mengangkat judul Mewujudkan Keamanan dan Kemandirian Pangan di Yogyakarta: Penyuluhan dan Bimbingan Teknis bagi Masyarakat Kulonprogo mengenai Legalisasi Usaha Pangan.

Dalam sesi ini, pembahasan difokuskan pada konteks perizinan untuk UMKM mengingat para audiens yang jumlahnya mencapai 37 orang
merupakan bagian dari KWT yang bergelut di bidang tersebut dengan menjual makanan-makanan.

Setidaknya ada tiga substansi perizinan yang disampaikan yaitu Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA), Pangan Segar asal Tumbuhan Produk Dalam Negeri Kecil (PSAT-PDUK), dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Setelah pemberian materi, acara dilanjutkan dengan bimbingan teknis pendaftaran OSS-RBA

Selain legal event yang sukses diadakan pada hari pertama, juga digelar acara social event keesokan harinya.

Dimulainya social event pada hari kedua ditandai dengan agenda lokakarya. Lokakarya social event dihadiri oleh 36 peserta untuk memfasilitasi peserta agar mampu mengembangkan produk-produk yang diproduksi secara leluasa hingga sesuai dengan standar kesehatan, tahan lama, dan menjadi semakin inovatif.

Pada kesempatan ini, lokakarya social event khususnya berpusat pada materi mengenai frozen food dan pengemasan. Karena
pembahasan mengenai ketahanan pangan sangat penting dalam masyarakat, kedua topik yang sudah disebutkan sebelumnya disampaikan oleh para intelektual dalam materi ini.

Topik pertama yang ditawarkan kepada audiens adalah mengenai pengemasan yang dibawakan oleh Iffah Mufdiati, S.H., MM., selaku Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kulonprogo.

Seusai pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan pemberian kritik serta saran mengenai kemasan produk yang telah dibawa peserta.

Topik kedua yaitu mengenai frozen food dibawakan oleh Rifda Roihanaah selaku mahasiswa Tata Boga UNY. Untuk mempertahankan sifat interaktif acara, materi dilanjutkan dengan proses praktek berupa mengubah makanan basah yang telah dibawa peserta berupa makanan beku yang tahan lama dan cepat saji.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian vacuum sealer serta merchandise berupa botol kepada seluruh peserta dengan untuk memberikan manfaat serta membantu peserta mengembangkan usahanya masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Setelah Viral Jalan Godean, Kini Nama Kaesang yang Disenggol Gegara Jalan Rusak di Kaliurang

Sleman
| Kamis, 02 Februari 2023, 17:27 WIB

Advertisement

alt

3 Tempat Dingin di Sleman, Cocok Buat Healing

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 12:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement