Advertisement
Bos BCA Hibahkan 8 Juta Saham BBCA ke Anak

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Jahja Setiaatmadja menghibahkan sebagian kepemilikan sahamnya di BCA kepada kedua anaknya, Enrica Ariestia dan Elizabeth Ariestia pada Jumat (18/8/2023).
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (19/8/2023), Jahja mengalihkan 4 juta saham yang dimilikinya kepada Enrica Ariestia. Hibah dilakukan pada harga Rp9.250 per lembar saham, artinya nilai pengalihan mencapai Rp37 miliar.
Advertisement
Sama seperti sang saudari, Elizabeth Aristia juga menerima aliran hibah sebesar 4 juta saham BBCA, dengan harga per saham Rp9.250. Hal ini menandakan bahwa pemilik marketplace Zabetmart ini juga menerima hibah saham sebesar Rp37 miliar.
BACA JUGA : BCA Bantah Data Nasabah Bocor hingga Transfer Gratis
Dengan pengalihan tersebut, kepemilikan saham Jahja berkisar 40,81 juta lembar atau sekitar 0,033 persen. Setelah Jahja menghibahkan sebagian kepemilikan sahamnya kepada kedua anaknya, sisa saham di rekeningnya menjadi sekitar 32,81 juta lembar saham atau sekitar 0,027 persen. Artinya, ada 8 juta saham yang dialihkan oleh Jahja pada Jumat (18/8/2023) dengan nilai pengalihan yang menembus Rp74 miliar
Seperti diketahui, berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 3 Agustus 2023, Jahja mempertahankan 0,33 saham BCA yang dimilikinya atau sekitar 40,81 juta saham. Jumlah tersebut sama seperti saham yang digenggam oleh Presiden Direktur BBCA itu pada bulan sebelumnya.
Adapun, PT Dwimuria Investama Andalan tercatat sebagai investor terbesar BBCA dengan porsi kepemilikan sebesar 54,94 persen atau jumlah kepemilikan saham sekitar 67,72 miliar saham. Hal ini menjadikan PT Dwimuria Investama Andalan sebagai satu-satunya pemegang saham dengan kepemilikan saham lebih dari 5 persen sejak 2021 lalu.
BACA JUGA : Promo 17 Agustus, Pesta Diskon di Hari Kemerdekaan Indonesia, Mau?
Sementara pemilik BCA Robert Budi Hartono tercatat secara langsung sebagai pemilik dari 28,13 juta atau sekitar 0,023 persen saham emiten perbankan tersebut. Berbanding tipis dengan Robert, sang kakak Michael Bambang Hartono tercatat menggenggam sebanyak 27,02 juta saham atau setara dengan 0,022 persen.
Pada akhir perdagangan Jumat (18/8/2023), saham BBCA ditutup melemah 0,54 persen atau 50 poin ke level Rp9.250 per saham. Adapun sepanjang tahun berjalan, saham BBCA telah menguat 8,19 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Penjelasan Tentang Kebijakan Tarif Donald Trump dan Dampaknya untuk Indonesia
- RI dan Amerika Serikat Perkuat Hubungan Diplomatik
- Gedung Putih Ungkap Alasan Rusia dan Korut Tak Kena Tarif Trump
- Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Naik Rp17.000
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
Advertisement

H+4 Lebaran, Ribuan Kendaraan Memadati Area Pintu Tol Jogja-Solo Ruas Tamanmartani Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ini Tujuan Pengalihan Pengelolaan Kredit Usaha Rakyat untuk Pekerja Migran ke BP2MI
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Begini Strategi Bapanas Menjaga Stabilitas Harga Pangan setelah Lebaran
- Indonesia Termasuk 10 Besar Negara di Asia yang Terdampak Tarif Trump, Berikut Daftarnya
- Daya Beli Melemah, Penjualan Properti di DIY Anjlok hingga 30 Persen
- Ada Pergeseran Masa Tanam, DPKP DIY Perkirakan Luas Panen di Awal Tahun Meningkat
- Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Naik Rp17.000
Advertisement
Advertisement