Advertisement

Penurunan Kemiskinan Ekstrem Sulit Dicapai Tahun Ini, Ini Penyebabnya

Akbar Evandio
Kamis, 22 Februari 2024 - 19:57 WIB
Arief Junianto
Penurunan Kemiskinan Ekstrem Sulit Dicapai Tahun Ini, Ini Penyebabnya Kemiskinan - ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menilai target untuk merealisasikan penurunan kemiskinan ekstrem akan sulit dicapai pada 2024.

“Oh tidak saya kira kalau itu mustahal, bukan mustahil karena posisi [kemiskinan ekstrem] sekarang sudah 1,12 persen pada 2023 dan dari 2022 ke 2023 itu turunnya 0,9 persen. Jadi, kalau diasumsikan turunnya separuh saja misalnya 0,5 persen saja itu pasti sudah di bawah satu persen,” ucapnya, Kamis (22/2/2024).

Advertisement

Meski begitu, dia mengamini bahwa bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem dari 1,12% menjadi 0% dengan angka bulat tersebut memang dianggap tidak realistis dan sulit untuk tercapai.

Muhadjir menilai apabila menilik terhadap data-data sebelumnya, maka tren penurunan kemiskinan ekstrem biasanya hanya dapat mendekati nol persen saja. “Kalau bulat enggak mungkin lah karena kita kan populasinya yang miskin itu masih sekitar 6 juta miskin ekstrem, yang miskin masih 26 juta jadi memang nilai angka absolutnya yang sangat besar,” ucapnya.

BACA JUGA: Kemiskinan di DIY Berangsur-angsur Menurun, Ini Datanya

Apalagi, dia menilai bahwa terdapat banyak faktor penyebab kemiskinan yang bervariasi sehingga tak pernah ada aturan pakem yang bisa digunakan untuk semua varialel yang ada.

“Sekarang ini masih di pukul rata. Misalnya PKH itu mulaondari Sabang sampai Merauke sama. Padahal kita tahu, Merauke, Jawa sampai Papua itu beda sekali . Ada yang nilai uang di Papua dengan di sini kan beda sekali.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Penataan Sungai Code Tahap II Dimulai, Pemkot Jogja Bangun 14 Rumah

Penataan Sungai Code Tahap II Dimulai, Pemkot Jogja Bangun 14 Rumah

Jogja
| Kamis, 09 April 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement