Amankan Pasokan Sebelum Ramadan, Mendag Usulkan Impor Gula Mentah

Ilustrasi gula pasir (JIBI/Bisnis Indonesia - Rachman)
13 April 2018 09:30 WIB Rayful Mudassir Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Guna mencegah kekosongan stok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2018, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukitaakan membuka impor gula mentah.

"Akan kami keluarkan secara bertahap. Dari rakor sudah dialokasikan," kata Enggar di Jakarta pada Kamis (12/4/2018).

Enggartiasto tidak menyebutkan jumlah impor gula mentah yang diizinkan masuk menjelang puasa, tetapi dia mengakui total alokasi impor raw sugar mencapai 1,1 juta ton. "Ini segera kami lakukan, karena saya juga tidak mau menjelang Lebaran kita kekurangan lagi," ujar Mendag.

Sebelumnya Ketua Asosiasi Pengusaha Gula Indonesia Piko Njoto mengatakan musim panen sudah berakhir sejak Desember 2018 sehingga sedang tidak ada produksi gula. Dengan demikian, selama Januari hingga Mei hanya menghabiskan stok gula yang ada.

Dia memperkirakan produksi tahun ini habis pada akhir Mei, sedangkan stok nasional gula saat ini berada di kisaran 600.000 ton.

Saat menjelang puasa, kebutuhan terhadap gula diyakini akan meningkat sekitar 10%-20%. Sementara setiap bulannya, kebutuhan diperkirakan berada di 100.000 ton – 225.000 ton. “Tahun ini produksi dalam negeri 2,3 juta ton, Sedangkan kebutuhan nasional 5,4 juta ton,” kata Njoto.

==

Sumber : Bisnis Indonesia