Konsep Online to Offline Diprediksi Masih Populer

Konsep Online to Offline Diprediksi Masih PopulerIlustrasi bioskop. - Solopos/Burhan Aris Nugraha
12 Februari 2019 06:30 WIB Rheisnayu Cyntara Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Era cashless diprediksi akan terus berkembang sepanjang 2019, termasuk tren inovasi teknologi dalam penyelenggaraan event yang menjual tiketnya lewat aplikasi digital. Selain itu, konsep pemesanan tiket online dengan pembayaran offline melalui konsep online to offline (O2O) juga diprediksi masih akan populer.

VP Marketing Loket, perusahaan penyedia sistem teknologi event dan hiburan, Ario Adimas mengungkapkan secara garis besar industri hiburan saat ini terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hal tersebut dapat dilihat dari makin banyaknya festival film, konser musik, ajang pesta olahraga, meetings incentives conventions and exhibitions (MICE), atraksi hiburan dan bidang hiburan lainnya yang diselenggarakan di Indonesia. Akses yang mudah terhadap event hiburan ini menurutnya menjadi salah satu tuntutan zaman yang tak dapat diabaikan.

Ario menyebut kemudahan yang dihadirkan dari hasil inovasi teknologi akan turut membantu dan memberikan rasa nyaman pengguna dalam menikmati event-event tersebut. Salah satunya seperti yang difasilitasi oleh Loket. Inovasi teknologi yang kian maju dan berkembang semakin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berpartisi dalam event secara lebih cepat dan personal. Meskipun ada permintaan yang tinggi di pasar, Ario memprediksi konsep O2O masih akan diminati pada 2019 ini.

Hal itu menurutnya tercermin dari masih banyaknya proses pemesanan tiket secara daring tetapi pembayaran yang masih dilakukan secara offline. Terutama pada masyarakat yang belum memiliki akses ke pembayaran digital sehingga masih harus membayar secara offline. Namun Ario yakin ekosistem digital dalam pembelian tiket dan partisipasi dalam event hiburan ini akan terbentuk sedikit demi sedikit. Sebab menurutnya kemudahan yang dihadirkan dalam konsep ini secara perlahan akan mendorong konsumen semakin akrab dengan teknologi layanan pembelian tiket online.

"Tren ini sudah mulai terlihat di tahun lalu, penjualan tiket di Loket melonjak hingga lebih dari 10 juta tiket secara keseluruhan. Laju pertumbuhan untuk setiap kategori juga sangat positif. Untuk penjualan tiket kategori konser dan festival musik meningkat 500 persen , penjualan tiket kategori MICE meningkat 200 persen, penjualan tiket olahraga meningkat 225 persen dan penjualan tiket kategori atraksi hiburan meningkat 250 persen,” katanya pada Senin (11/2).

Ario menambahkan dari data tersebut dapay diketahui industri hiburan tanah air juga tak kalah saing dengan luar negeri. Misalnya dari sektor film, baik film asing seperti Avenger: Infinity War; Black Panther; Aquaman; Venom; Jurassic World: Fallen Kingdom; Ant-Man and The Wasp dan Deadpool 2 bersaing ketat dengan film-film dalam negeri seperti Dilan 1990; Suzanna: Bernapas Dalam Kubur; A Man Called Ahok, Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut, Si Doel The Movie, dan Milly & Mamet. "Untuk sektor film asing masih didominasi kategori superhero dan science fiction," ujarnya.

Pihaknya juga berharap inovasi teknologi dan penetrasi Internet dapat mendorong industri hiburan semakin maju.