Bank BPD DIY Jadi Pengayom BPR

Bank BPD DIY Jadi Pengayom BPRPenandatangan nota Kesepahaman antara PT Bank BPD DIY dengan Perbarindo DIY tentang kerja sama penyediaan dan pemanfaatan jasa layanan perbankan dalam rangka APEX BPR di Hotel Royal Ambarrukmo, Sleman, Sleman (23/4/2019). - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
23 April 2019 19:22 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PT Bank BPD DIY menjadi pengayom atau Apex Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di DIY. Hal ini ditandai dengan tanda tangan nota kesepahaman antara PT Bank BPD DIY dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) DIY tentang Kerja Sama Penyediaan dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan dalam Rangka Apex BPR di Hotel Royal Ambarrukmo, Sleman, Selasa (23/4/2019).

Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad mengatakan saat ini telah terdaftar sebanyak 56 BPR, baik BPR maupun BPR Syariah di DIY yang telah bergabung dalam Perbarindo DIY yang akan bersinergi menjadi anggota APEX Bank BPD DIY. "Diharapkan dengan adanya pengayoman baik penyediaan dan pemafaatan jasa layanan perbankan dalam rangka APEX BPR ini akan menguatkan sinergitas antara Bank BPD DIY dan BPR yang tergabung dalam anggota APEX BPR DIY," ujar dia di sela-sela acara.

Ia mengatakan Bank BPD DIY akan selalu mendukung daya saing BPR maupun BPR Syariah, khususnya melalui peningkatan infrastruktur BPR. Bank BPD DIY akan berperan sebagai Lembaga Dana Penyangga BPR dan akan meningkatkan linkage program di antara BPR maupun BPR Syariah, bantuan, dan fasilitasi pembentukan jasa bersama untuk BPR maupun penyusunan strategi dalam pengembangan industri BPR.

"Pengembangan industri BPR dilakukan melalui peningkatan daya saing BPR terutama penyaluran kredit atau pembiayaan dan peningkatan layanan fasilitas bank lainnya kepada nasabah UMKM [usaha mikro, kecil, dan menengah] khususnya serta nasabah lainnya," jelas dia.

Dalam kerja sama ini, Bank BPD DIY akan memegang fungsi sebagai pooling of funds untuk membantu BPR mengatasi kesulitan likuiditas karena mismatch. Selain itu, Bank BPD DIY juga akan menjalankan fungsi-fungsi perbankan lainnya sesuai best practices, yakni sebagai wholesale financing BPR, memberikan pelatihan dan pendampingan. Hal ini dilakukan untuk capasity building serta sebagai pengawas untuk BPR juga BPR Syariah dan pada titik tertentu juga akan berperan sebagai clearing house untuk keperluan payment system BPR.

"Bagi Bank BPD DIY, BPR dan BPRS anggota ini adalah aset yang sangat besar yang harus dijaga kesehatannya. BPR dan BPRS juga merupakan bagian dari tanggung jawab Bank BPD DIY sebagai bank pengayom, di mana akan banyak sekali kaitan dan hubungan kerja yang semakin intens," kata dia.

Karena itu, menurutnya, perlu dukungan, keseriusan dan kerja dari semua pihak untuk bersama mewujudkan iklim perbankan yang sehat sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terutama dalam menumbuhkan ekonomi di DIY.

"Inilah yang menjadi tujuan kita bersama, tidak hanya bermimpi, tidak hanya direncanakan, tetapi harus segera dimulai kerja dan kerja dari sekarang, ditandai dengan adanya penandatangan nota kesepahaman," katanya.

Ketua Perbarindo DIY Ascar Setiyono menjelaskan Apex BPR telah digadang-gadang sejak lama. Ia bersyukur akhirnya rencana tersebut bisa direalisasikan untuk perkembangan BPR yang lebih baik. Dengan kerja sama ini akan ada beberapa manfaat yang akan didapatkan BPR.

Manfaat itu yakni BPR dan BPRS akan memiliki lembaga pengayom yang dapat memberikan dukungan finansial serta bantuan teknis. Kedua, adanya sistem pembayaran untuk pemindahan dana antarnasabah Apex.

"Manfaat lainnya yakni melakukan kerja sama dalam pemanfaatan produk atau jasa berbasis teknologi informasi dan pemasaran produk atau jasa. Selain itu, BPR dan BPRS akan mendapatkan layanan-layanan untuk pengembangan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) BPR/BPRS seperti pendampingan dan pelatihan," kata dia.

Produk Bersama

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY Untung Nugroho mengungkapkan OJK sangat mendukung kerja sama ini. OJK berharap akan ada kerja sama yang positif antara BPD DIY dan BPR serta BPRS. "Kami apresiasi inisiasi Apex oleh BPD DIY. Ini sebenarnya nantinya membuat produk bersama antara BPD DIY dan BPR serta BPRS," jelas dia.

Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY Probo Sukesi mengaku Bank Indonesia menyambut baik kerja sama ini ini sebagai langkah positif mendorong pertumbuhan ekonomi di DIY. Kerja sama Apex antara PT Bank BPD DIY dan Perbarindo DIY merupakan suatu bentuk kerja sama saling menguntungkan atau sinergi antara bank umum dalam hal ini PT Bank BPD DIY dan BPR.

"Kerja sama ini dilakukan untuk memperluas pelayanan perbankan, meningkatkan akses masyarakat dan UMKM terhadap layanan jasa keuangan formal sebagai penguatan sektor keuangan, serta mendukung pengembangan ekonomi daerah atau regional," jelas dia.

Ia mengatakan kerja sama Apex diharapkan memberikan dampak positif dalam mendorong pemberdayaan UMKM dan meningkatkan kontribusi pembiayaan perbankan kepada UMKM di DIY. PT Bank BPD DIY telah memperbesar perannya sebagai agen pembangunan daerah melalui perannya dalam Apex BPR di DIY. "Semoga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat DIY dan memberikan kontribusi pertumbuhan perekonomian DIY," ujar dia.